Baca Juga: 6 Etika Out of Office yang Tepat saat Cuti, Supaya Tidak Terus-Terusan Dapat Email dari Kantor
- Perkembangan karir stagnan
Tanda lain bahwa kamu mungkin tidak cocok dengan karir Anda saat ini adalah jika tingkat ambisi diri tidak sejalan dengan peluang di industri.
Apalagi jika kamu sangat berorientasi pada karir dan memiliki ambisi besar untuk naik ke puncak. Ini membuat kamu senang ditantang dalam bekerja dan terus belajar keterampilan baru.
Jika sepertinya tidak ada lagi promosi di depan mata atau tantangan baru yang bisa dihadapi, kamu mungkin lebih cocok bekerja di industri dengan potensi pertumbuhan dan peluang pengembangan profesional yang lebih luas.
- Gaji tidak mencukupi
Meskipun kepuasan kerja tidak bisa dilihat dari gaji, tetapi faktanya uang memang berperan besar dalam kehidupan pribadi dan profesional.
Ada banyak alasannya. Misalnya, kamu adalah orang tua baru atau memutuskan untuk mulai menabung untuk membeli rumah.
Meski mungkin ini tidak seinspiratif alasan lain untuk berganti karir, tetapi tetap saja menjadi pengaruh yang valid.
Baca Juga: LPDP Buka Peluang Kuliah S2 di King's College London, tapi Lokasi Kampusnya di Malang
- Bersedia untuk kembali belajar
Salah satu hambatan terbesar yang dihadapi para pekerja saat memikirkan perubahan karir adalah pendidikan.
Sebagian besar pekerjaan membutuhkan gelar sarjana yang relevan atau pengalaman industri. Itu artinya ada kemungkinan kamu mungkin diharuskan untuk kembali belajar.
Jadi, kesediaan kamu untuk kembali belajar merupakan tanda terbesar bahwa kamu benar-benar berkomitmen untuk mengubah jalur karir.
Ingat, mengubah karir adalah keputusan besar. Namun, tidak ada kata terlambat untuk mencoba sesuatu yang baru, termasuk untuk urusan karir.
Sumber: Welcome to The Jungle