kubikel

7 Keterampilan Yang Harus Kamu Asah Terus Untuk Tingkatkan Kemampuan Negosiasi

Selasa, 22 Juli 2025 | 16:09 WIB
Asah terus kemampuan negosiasimu dengan 7 keterampilan dasar, salah satunya pemikiran kritis dan analitis. (Google Gemini)

Contoh: Saat lawan bicara mulai frustrasi, seorang negosiator berkata:

“Saya bisa lihat ini sangat penting bagi Anda. Mari kita ambil waktu sebentar dan lanjutkan setelah istirahat, agar kita bisa fokus.”

  1. Problem Solving

Ini adalah kemampuan mencari solusi kreatif untuk mengatasi kebuntuan atau konflik, melalui mengubah konflik menjadi kolaborasi dan mencari alternatif win-win solution.

Contoh: Dua tim proyek berselisih soal alokasi anggaran. Seorang mediator menyarankan:

“Bagaimana jika kita buat sistem berbagi anggaran berdasarkan skala prioritas masing-masing tim, lalu kita review bersama tiap bulan?”

  1. Persiapan dan Perencanaan Strategis

Melakukan riset sebelum negosiasi, menetapkan batas minimum (BATNA) dan strategi pendekatan, sehingga mengetahui posisi tawar serta memprediksi argumen lawan.

Contoh: Sebelum bertemu klien potensial, seorang negosiator akan:

  • Meneliti sejarah kerja sama sebelumnya,
  • Menganalisis posisi pasar klien,
  • Menyiapkan BATNA (Best Alternative to a Negotiated Agreement), dan
  • Membuat daftar poin-poin yang bisa dikompromikan.

Baca Juga: Hindari 3 Kalimat Berikut Ini Saat Negosiasi Agar Posisimu Kuat di Depan Klien!

  1. Fleksibilitas dan Adaptabilitas

Ini adalah kemampuan menyesuaikan pendekatan jika situasi berubah. Ini menunjukkan kamu tidak kaku pada satu tuntutan dan siap mengubah taktik jika dibutuhkan.

Contoh: Saat pihak partner menolak model pembayaran yang diajukan, negosiator tidak bersikeras. Ia akan berkata:

“Jika sistem cicilan bukan pilihan, bagaimana jika kami tawarkan potongan harga untuk pembayaran di muka?”

  1. Taktik & Strategi Negosiasi

Ini adalah keterampilan untuk mengetahui berbagai gaya negosiasi dan tahu kapan menggunakannya. Misal, hard vs. soft negotiation atau taktik "anchoring", "mirroring", dan sebagainya.

Contoh: Seorang pembeli mulai negosiasi dengan penawaran rendah sebagai "anchor", sambil berkata:

“Saya tahu ini di bawah harga pasar, tapi mari mulai dari sini dan lihat di mana kita bisa bertemu di tengah.”

Selamat mengasah keterampilan kamu di atas! ***

Halaman:

Tags

Terkini