Contoh: Saat lawan bicara mulai frustrasi, seorang negosiator berkata:
“Saya bisa lihat ini sangat penting bagi Anda. Mari kita ambil waktu sebentar dan lanjutkan setelah istirahat, agar kita bisa fokus.”
- Problem Solving
Ini adalah kemampuan mencari solusi kreatif untuk mengatasi kebuntuan atau konflik, melalui mengubah konflik menjadi kolaborasi dan mencari alternatif win-win solution.
Contoh: Dua tim proyek berselisih soal alokasi anggaran. Seorang mediator menyarankan:
“Bagaimana jika kita buat sistem berbagi anggaran berdasarkan skala prioritas masing-masing tim, lalu kita review bersama tiap bulan?”
- Persiapan dan Perencanaan Strategis
Melakukan riset sebelum negosiasi, menetapkan batas minimum (BATNA) dan strategi pendekatan, sehingga mengetahui posisi tawar serta memprediksi argumen lawan.
Contoh: Sebelum bertemu klien potensial, seorang negosiator akan:
- Meneliti sejarah kerja sama sebelumnya,
- Menganalisis posisi pasar klien,
- Menyiapkan BATNA (Best Alternative to a Negotiated Agreement), dan
- Membuat daftar poin-poin yang bisa dikompromikan.
Baca Juga: Hindari 3 Kalimat Berikut Ini Saat Negosiasi Agar Posisimu Kuat di Depan Klien!
- Fleksibilitas dan Adaptabilitas
Ini adalah kemampuan menyesuaikan pendekatan jika situasi berubah. Ini menunjukkan kamu tidak kaku pada satu tuntutan dan siap mengubah taktik jika dibutuhkan.
Contoh: Saat pihak partner menolak model pembayaran yang diajukan, negosiator tidak bersikeras. Ia akan berkata:
“Jika sistem cicilan bukan pilihan, bagaimana jika kami tawarkan potongan harga untuk pembayaran di muka?”
- Taktik & Strategi Negosiasi
Ini adalah keterampilan untuk mengetahui berbagai gaya negosiasi dan tahu kapan menggunakannya. Misal, hard vs. soft negotiation atau taktik "anchoring", "mirroring", dan sebagainya.
Contoh: Seorang pembeli mulai negosiasi dengan penawaran rendah sebagai "anchor", sambil berkata:
“Saya tahu ini di bawah harga pasar, tapi mari mulai dari sini dan lihat di mana kita bisa bertemu di tengah.”
Selamat mengasah keterampilan kamu di atas! ***
Artikel Terkait
Procurement, Divisi Pengadaan Barang dan Jasa yang Butuh Keterampilan Strategi dan Negosiasi
12 Keterampilan Negosiasi yang Penting Dimiliki Para Pekerja
Cara Menunjukkan Keterampilan Kamu Dalam Memecahkan Masalah Dalam Surat Lamaran dan Resume
Manfaat dan Langkah-langkah Membuat Tulisan Analitis Kritis yang Baik untuk Evaluasi Pekerjaan
Bukannya Marah, Ini 7 Kebiasaan Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi saat Menerima Kritik
Pemikiran Kritis Seharusnya Jadi Kekuatan Super di Era AI Seperti Saat Ini. Mengapa?