kubikel

Cara Menjual Ide Besar ke Atasan, yang Penting Jangan Langsung Baper Kalau Ditolak

Senin, 11 Agustus 2025 | 16:12 WIB
Ilustrasi: Menjual ide besar pada atasan butuh strategi yang tepat untuk bisa membuka pintu peluang besar. (PejuangKantoran.com/Made by Google AI)

PejuangKantoran.com - Banyak karyawan, terutama yang merasa belum terlalu berpengalaman, merasa tidak nyaman mengusulkan ide atau peluang bisnis yang baru kepada atasan mereka.

Padahal, banyak yang bilang kalau inovasi dari level bawah ke atas terkadang bisa memberikan ide-ide segar yang bernilai luar biasa bagi perusahaan.

Nah, meyakinkan atasan untuk menerima ide besar itu bukan hal yang gampang. Kamu perlu strategi yang tepat untuk bisa membuka pintu peluang besar, demikian kata Mira Lane, Vice President of Tech and Society di Google.

Baca Juga: Emas vs Bitcoin: Pertarungan Safe Haven di Era Digital

Ia lantas menceritakan pengalamannya dua setengah tahun lalu, ketika sebuah percakapan santai di Google mengubah arah karirnya. Waktu ditanya apa yang ingin ia lakukan dalam hidup, Mira tidak langsung menjawab. Ia memilih berpikir matang, lalu menuliskannya.

Catatannya tersebut menghasilkan sebuah dokumen singkat berisi konsep AI prototyping lab, yaitu semacam laboratorium yang mengeksplorasi dampak inovasi teknologi terhadap masyarakat.

Ide ini lalu ia kirimkan ke rekannya di Google yang kelak menjadi atasannya. Keberanian itu berbuah manis: Mira Lane dipercaya memimpin Google’s Envisioning Studio, tim yang berisi kreator strategi, pemikir, dan peneliti untuk mengkaji teknologi masa depan.

Meski kesannya mulus-mulus saja, Mira mengaku proses tersebut dipenuhi pengalaman pitching ide sejak lama. “Saya punya sejarah yang cukup scrappy dalam memulai sesuatu,” ujarnya kepada Business Insider.

Dari pengalamannya, Mira membagikan beberapa tips penting untuk menjual ide besar kepada atasan.

1. Siap menghadapi penolakan

Baca Juga: Eva Celia dan Para Pemain 'Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah' Punya Kesamaan Status dengan Karakternya

Menurut Mira, kunci pertama adalah jangan langsung baper ketika menerima kata “tidak".

“Kita harus siap mendengar orang berkata ‘tidak’ kepada kita, dan itu nggak masalah,” kata Mira. “Ide yang kita ajukan sebaiknya tidak menjadi bagian dari identitas diri, tapi tetap kita yakini nilainya.”

Ia menekankan bahwa jika kita memang yakin dengan ide tersebut, penolakan jangan membuat kita berhenti memperbaiki. “Kalau kita suka ide kita, orang boleh saja bilang tidak berkali-kali, dan itu tetap oke,” tambahnya.

2. Buat ringkas dan padat

Halaman:

Tags

Terkini