Pejuangkantoran.com - Tahukah kamu kalau kunci untuk berkembang di dunia kerja tidak hanya soal performa? Cara kamu berkomunikasi juga berpengaruh besar terhadap cara pandang atasan dan rekan kerja terhadap kamu.
Bahasa yang kamu pakai bisa membentuk kesan, membuka peluang, bahkan membuat kamu lebih mudah dipercaya.
Menurut Zoe Grant, seorang ahli karier di Click Consult, ada enam kalimat sederhana yang bisa kamu biasakan di tempat kerja yang bisa mendukung perjalanan karier kamu semakin berkembang.
- “Ini yang berhasil saya lakukan.”
Setiap kerja keras pantas diakui. Kadang kamu sudah berusaha maksimal, tetapi orang lain belum tentu tahu hasilnya. Dengan menyampaikan pencapaian kamu secara profesional, kamu menunjukkan kontribusi yang kamu berikan pada tim dan perusahaan.
Ini bukan soal pamer, tetapi bentuk menghargai usaha diri sendiri. Di perusahaan besar, prestasi individu sering terlewat, jadi tidak ada salahnya kamu mengingatkan atasan tentang hasil kerja kamu.
Cara ini bisa membantu kamu lebih terlihat saat ada promosi atau proyek baru.
Baca Juga: 4 Gaya Komunikasi yang Perlu Kamu Kenali agar Selalu Nyambung dan Kerja Sama Tim Makin Lancar
- “Saya juga terbuka dengan ide lain, boleh saya dengar pendapat kamu?”
Meminta pendapat bukan tanda kamu kurang bisa, justru menunjukkan keinginan untuk berkembang. Orang yang terbuka dengan umpan balik biasanya lebih dihargai karena dianggap mau belajar dan menghargai sudut pandang orang lain.
Dengan meminta masukan, kamu membangun hubungan kerja yang sehat dan kolaboratif.
- “Maaf.”
Setiap orang bisa berbuat salah dan itu hal yang wajar. Namun, cara kamu menanganinya bisa membuat perbedaan besar. Saat kamu berani bilang “maaf”, kamu menunjukkan tanggung jawab dan integritas diri.
Sikap ini menciptakan suasana kerja yang terbuka dan aman sehingga semua orang bisa jujur tanpa takut disalahkan. Fokus pun bisa kembali ke solusi, bukan siapa yang salah.
Baca Juga: Komunikasi Interpersonal Itu Sangat Penting di Kantor. Berikut Ini 7 Manfaatnya!
- “Ada yang bisa saya bantu untuk mendukung kamu?”
Kalimat ini menunjukkan kamu peduli pada keberhasilan tim, bukan hanya hasil pribadi. Dukungan tidak selalu berarti ambil alih pekerjaan orang lain, bisa juga sekadar mendengarkan atau bantu kasih ide.
Dengan menawarkan bantuan, kamu menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepercayaan di antara rekan kerja.