5 Kalimat Sederhana yang Sebaiknya Kamu Sampaikan Saat Mendapat Saran yang Sebenarnya Tidak Kamu Butuhkan

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Kamis, 2 Oktober 2025 | 10:10 WIB
Ketika mendapat saran yang sebenarnya tidak kamu butuhkan, sampaikan kalimat dengan baik untuk menolaknya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Ketika mendapat saran yang sebenarnya tidak kamu butuhkan, sampaikan kalimat dengan baik untuk menolaknya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com - Kadang saat kamu sedang fokus mengambil keputusan, ada saja orang yang tiba-tiba memberi nasihat meski kamu tidak membutuhkannya.

Bukannya membantu, hal ini justru bisa membuat kamu jadi ragu. Padahal, rasa percaya diri sangat penting untuk menghadapi tantangan dan melangkah maju.

Supaya tetap sopan tanpa kehilangan kendali, ada beberapa kalimat sederhana yang bisa kamu gunakan untuk menanggapinya agar tetap menghargai orang lain sekaligus menjaga keputusan tetap di tangan kamu.

  1. “Terima kasih atas sarannya. Saya akan mempertimbangkannya.”

Kalimat ini terdengar ramah sekaligus menjaga ruang pribadi kamu. Misalnya, ketika ada saudara yang tiba-tiba ikut campur soal pilihan kuliah atau pekerjaan kamu, cukup ucapkan ini.

Mereka tetap merasa didengar, tetapi kamu tetap bebas memutuskan sendiri. Ini juga aman digunakan di kantor, terutama kalau rekan kerja ingin memberi “tips” cara menyelesaikan tugas kamu.

Baca Juga: Jangan Percaya Saran Klise Ini Jika Ingin Sukses, karena Justru Bisa Bikin Kamu Merasa Gagal!

  1. “Itu saran yang berguna, tapi saya lebih suka menangani ini dengan cara saya.”

Kalimat ini menunjukkan bahwa kamu terbuka mendengar pendapat orang lain, tetapi tetap punya arah sendiri.

Cocok diberikan kalau yang memberi nasihat adalah orang lebih senior, seperti atasan atau dosen pembimbing. Dengan begitu, kamu tetap menghormati pengalaman mereka tanpa harus mengubah keputusan.

Kalau ingin lebih kuat, kamu bisa menambahkan sedikit alasan supaya mereka paham kenapa kamu memilih jalan itu.

  1. “Saya menghargai masukan kamu, tapi saya sudah punya rencana ke depan.”

Kalau kamu menghadapi orang yang terlalu sering mengulang nasihat yang sama, kalimat ini bisa jadi cara tegas untuk menghentikan. Ini menjadi sinyal bahwa semua sudah dipertimbangkan dan kamu siap melangkah dengan rencanamu sendiri.

Contohnya, ketika ada teman yang terus mendikte cara kamu bekerja, padahal kamu sudah nyaman dengan metode sendiri.

Baca Juga: Feedback ke Atas: Saat Karyawan Boleh Memberikan Pendapat ke Manajer, Ini Manfaatnya yang Dirasakan!

  1. “Saran kamu sangat berarti buat saya, tapi saat ini saya lebih butuh dukungan daripada solusi.”

Kalimat ini membuat arah percakapan jadi lebih sesuai dengan kebutuhan kamu. Kadang, seseorang memang tidak perlu saran panjang lebar, cukup ditemani atau didengarkan.

Misalnya, ketika kamu sedang sedih karena gagal dalam sesuatu, mendengar “semangat, aku ada di sini buat kamu” jauh lebih menenangkan dibanding daftar solusi yang sebenarnya tidak kamu minta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: CNBC, Make It

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X