kubikel

Segini Gaji Cloud Engineer, Posisi yang Mengoptimalkan Infrastruktur Cloud agar Operasional Bisnis Berjalan Efisien

Kamis, 9 Oktober 2025 | 19:02 WIB
Ilustrasi: Berapa gaji cloud engineer, yang punya peran penting dalam mengoptimalkan infrastruktur cloud? (Freepik/Rawpixel.com)

PejuangKantoran.com - Di antara sekian banyak pekerjaan di bidang IT, mungkin kamu belum familiar dengan peran cloud engineer. Posisi ini membantu perusahaan untuk menjalankan layanan cloud atau komputasi awan.

Tugasnya bukan hanya menyimpan data di server jarak jauh, tetapi juga membangun, memelihara, menyediakan, mengamankan, dan mengoptimalkan sistem digital yang berjalan di cloud untuk mendukung operasional bisnis yang efisien, skalabel, dan aman.

Mereka bekerja dengan teknologi seperti AWS, Google Cloud, Azure, sistem backup, jaringan, keamanan, serta alat-alat untuk otomatisasi dan monitoring. Jadi, mereka adalah jembatan antara kebutuhan bisnis, pengembang software, dan infrastruktur teknologi.

Baca Juga: 7 Tugas Utama Cloud Engineer sebagai Penanggung Jawab Layanan Komputasi Awan

Mengapa perusahaan semakin butuh cloud engineer?

Pasar cloud computing di Indonesia memang lagi tumbuh pesat. ‎International Data Corporation (IDC) meramal bahwa nilai pasar cloud di Indonesia bisa mencapai sekitar US$ 933,63 juta pada 2023, atau naik sekitar 25% dari tahun sebelumnya.

Artinya, lebih banyak perusahaan yang butuh infrastruktur cloud, dari migrasi, keamanan, optimasi performa, dan semua hal teknis yang dikelola cloud engineer.

Ada beberapa tugas cloud engineer yang penting untuk perusahaan:

• Desain arsitektur cloud yang merancang sistem komputasi awan sesuai kebutuhan perusahaan.
• Migrasi sistem lama karena banyak perusahaan yang perlu memindahkan sistem lamanya ke cloud supaya lebih fleksibel dan hemat biaya.
• Manajemen infrastruktur karena setelah sistem berjalan di awan, cloud engineer perlu memantau ketersediaan, performa, keamanan, dan penggunaan biaya.
• Otomatisasi dan orkestrasi menggunakan tools seperti Terraform, Kubernetes, Ansible untuk otomatisasi deploy, scaling, dan update agar operasional lebih cepat dan minim risiko human error.
• Keamanan dan backup atau disaster recovery dengan memastikan data aman, proteksi dari serangan siber, serta punya rencana pemulihan jika terjadi bencana atau gangguan besar.
• Kolaborasi antartim karena cloud engineer harus kerja sama dengan security, operasional, dan manajemen agar solusi cloud selaras dengan tujuan bisnis.

Gaji cloud engineer di Indonesia

Baca Juga: Skill Saja Tidak Cukup, Ini yang Harus Dilakukan Fresh Graduate untuk Bersaing dengan AI

Ini bagian yang sering ditunggu-tunggu, yaitu pertanyaan: “Berapa sih gaji cloud engineer di Indonesia?”

Ada beberapa sumber yang memberikan angka estimasi, misalnya tergantung kota, perusahaan, pengalaman, sertifikasi, dan kompleksitas pekerjaan.

Dari beberapa survei terkini, disebutkan bahwa kisaran gaji cloud engineer adalah Rp8 juta – Rp25 juta per bulan. Sementara untuk level lebih senior, gajinya bisa sekitar Rp15 juta – Rp35 juta tergantung pengalaman.

Dibandingkan profesi sejenis, seperti DevOps atau data science, cloud engineer bisa mendapatkan gaji mendekati atau melebihi kisaran atas dalam industri teknologi di Jakarta atau kota besar lain.

Halaman:

Tags

Terkini