kubikel

Ingin Proses yang Cepat, Efisien, Stabil, dan Berkualitas Tinggi? Gunakan Lean Six Sigma!

Selasa, 3 Februari 2026 | 10:35 WIB
Mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan berkualitas adalah tujuan pelanggan. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Jika kamu perhatikan, saat ini hampir di semua sektor sering ada form penilaian dari pelanggan. Mulai dari toilet umum hingga ke layanan rumah sakit. Atau yang paling sering kita jumpai adalah adanya ruser review di sejumlah marketplace digital.

Ini adalah penilaian secara langsung dari pelanggan tentang layanan yang disediakan. Biasanya terkait dengan waktu layanan, proses, kebersihan, produk, dan sebagainya. Atau secara umum, yang biasanya terkait dengan proses yang berulang, volume cukup besar, dan jika ada kesalahan dampaknya bisa terasa langsung.

Untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pelanggan y(ang tentu juga berdampak baik bagi Perusahaan), perlu sebuah kerangka kerja manajemen agar kinerja bisnis bisa perform secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan.

Salah satu alat yang umum digunakan untuk digunakan sebagia kerangka kerja tersebut adalah Lean Six Sigma.

Lean Six Sigma adalah pendekatan manajemen perbaikan proses yang menggabungkan dua disiplin utama:

  • Lean: menghilangkan pemborosan (waste);
  • Six Sigma: mengurangi variasi dan cacat (defects).

Tujuan akhirnya adalah proses yang cepat, efisien, stabil, dan berkualitas tinggi.

Jadi, Lean Six Sigma digunakan ketika ada masalah proses yang lambat dan banyak pemborosan (Lean) serta hasil yang idak konsisten dan banyak kesalahan (Six Sigma).

Baca Juga: 9 Langkah Sederhana untuk Meningkatkan Produktivitas dan Manajemen Waktu Kamu di Tempat Kerja

Prinsip utama Lean Six Sigma adalah:

Prinsip Lean

  1. Value – Fokus pada nilai yang benar-benar penting bagi pelanggan;
  2. Value Stream – Petakan seluruh alur proses;
  3. Flow – Proses mengalir tanpa hambatan;
  4. Pull – Produksi berdasarkan kebutuhan, bukan perkiraan;
  5. Perfection – Perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).

Prinsip Six Sigma

  • Berbasis data dan fakta;
  • Fokus pada akar masalah, bukan gejala;
  • Mengendalikan variasi agar hasil konsisten.

Lean Six Sigma tetap menggunakan metodologi kerja DMAIC (define, measure, analyze, improve, control) namun dengan alat lean dan six sigma di setiap tahapannya. Berikut penjelasannya:

1. Define

  • Identifikasi masalah dan kebutuhan pelanggan.
  • Tools: SIPOC, Voice of Customer (VoC).

2. Measure

Halaman:

Tags

Terkini