Pejuangkantoran.com – Dalam sebuah iklan lowongan kerja, banyak sekali kode-kode tersembunyi atau sinyal-snyal tersembunyi yang sering tidak dipahami oleh calon pelamar, apalagi mereka yang masih fresh graduate dan masih rookie dalam urusan melamar pekerjaan.
Kode-kode atau sinyal-sinyal ini sangat erat kaitannya dengan kualitas perusahaan, kemungkinan gaji, dan risiko lingkungan kerja.
Sinyal-sinyal atau kode-kode tersembunyai ini sering dipakai oleh HR, rekruter yang berpengalaman. Kamu perlu memahami dan mengetahuinya agar bisa memahami lowongan seperti apa yang ditawarkan dan perusahaan seperti apa yang menawarkan.
Berikut ini 6 cara “memecahkan” kode atau sinyal tersembunyi tersebut:
- Cara Menilai Apakah Perusahaan Bagus atau Berpotensi “Toxic”
Dalam sejumlah iklan lowongan, ada beberapa kata atau frasa yang bisa menjadi menjadi indikator budaya kerja. Kata atau frasa tersebut yang biasanya vibes-nya positif.
Jika muncul kata-kata seperti:
- learning opportunities;
- career development;
- structured training;
- mentorship;
- collaborative team;
biasanya menunjukkan:
- perusahaan cukup peduli pada pengembangan karyawan;
- ada sistem kerja yang relatif rapi;
- kemungkinan besar ada struktur tim yang jelas.
Baca Juga: Lowongan di Nissin Foods Indonesia Bagi yang Punya Pengalaman Kerja Sama dengan KOL atau Influencer
Namun kamu harus mewaspadai ketika muncul kata atau frasa seperti berikut:
- fast-paced environment;
- demanding environment;
- high pressure;
- able to work under tight deadlines;
karena umumnya bisa berarti:
- pekerjaan deadline ketat;
- revisi bisa banyak;
- volume kerja tinggi.
Ini bukan hal yang buruk, tetapi biasanya berarti tempo kerja cepat.
Jika pada lowongan yang kamu baca muncul kalimat “Demanding and Supportive environment”, ini artinya:
- pekerjaan cukup berat;
- tetapi timnya relatif membantu.
Ini cukup umum di industri FMCG dan creative agency.
- Cara Membaca Indikasi Besar-Kecilnya Gaji
Cukup sering dalam iklan lowongan ada “petunjuk” tidak langsung tentang gaji.