kubikel

5 Ciri Seorang yang Punya Keterampilan Managing Up yang Wajib Diketahui Atasan

Rabu, 18 Maret 2026 | 15:35 WIB
Lima ciri seseorang yang punya keterampilan managing up yang wajib diketahui oleh pimpinan. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Dalam sebuah organisasi, salah satu keberhasilan kepemimpinan adalah sudah menyiapkan generasi penerus pengganti tampuk kepemimpinan. Salah satunya adalah melihat keteramilan dan kemampuan managing up anggota timnya.

Mengapa keterampilan managing up itu penting? Karena keterampilan ini adalah keterampilan seseorang dalam menjalin komunikasi yang efektif dengan atasan agar ekspektasi dan hasil kerja berjalan efektif yang pada akhirnya akan menjadikan kinerja seluruh tim produktif.

Seorang pimpinan biasanya akan langsung bisa mengenali orang yang punya keterampilan managing up dalam beberapa bulan pertama karena dampaknya langsung terasa.

Berikut ini 5 ciri pelaku yang sangat mahir managing up:

  1. Selalu membawa kejelasan, bukan kebingungan

Ciri ini muncul karena pada dasarnya mereka tidak mau membuat atasan harus “menebak-nebak”. Umunya dicirikan dengan perilaku yang khas, misal komunikasi ringkas dan terstruktur, menyampaikan inti masalah di awal, membedakan mana yang penting dan tidak.

Misal, orang-orang seperti alih-alih menjelaskan panjang lebar, mereka langsung bilang: “Intinya ada dua opsi, saya rekomendasikan opsi B karena lebih efisien.”

Dan perilaku seperti ini membuat atasan merasa dibantu berpikir, bukan dibebani informasi.

  1. Proaktif tanpa menunggu perintah

Orang-orang yang punya keterampilan managing up itu tidak reaktif atau hanya menjalankan instruksi. Mereka aka memberi update sebelum diminta, mengantisipasi masalah lebih awal, menyiapkan langkah berikutnya.

Misal, sebelum deadline sudah memberi laporan progress, sebelum masalah muncul, sudah menyiapkan mitigasi.

Atasan akan melihat mereka ini sebagai orang yang bisa diandalkan.

  1. Selalu datang dengan solusi

Orang-orang seperti ini selalu datang ke atasan dengan Solusi. Mereka tidak hanya melaporkan masalah, selalu menyertakan opsi solusi, dan memberi rekomendasi jelas

Misal: “Vendor terlambat. Ada 2 opsi: ganti vendor atau tambah waktu 2 hari. Saya sarankan opsi kedua karena biaya tetap terkendali.”

Dengan cara kerja seperti ini atasan merasa pekerjaan jadi lebih mudah.

  1. Peka terhadap prioritas pimpinan

Orang dengan keterampilan managing up, memahami apa yang penting bagi atasan, bahkan tanpa selalu diberi tahu.

Halaman:

Tags

Terkini