kubikel

8 Early Warning Signal pada Karyawan yang Bisa Menjadi Indikator Akan Adanya Turnover yang Wajib DIketahui HR

Selasa, 14 April 2026 | 13:33 WIB
HR wajib berdisukusi dengan karyawan yang sudah menunjukkan early warning signal untuk terjadinya turnover. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
  • Danya penurunan kualitas kerja.
  • Deadline yang selalu terlewat.
  • Sekadar cukup bekerja, yang penting sudah menjalankan tugas,

Indikator tersebut bukan selalu karenayang bersangkuatn  tidak mampu, namun lebih pada kehilangan motivasi / engagement.

  1. Attendance & Discipline Signals

Salah satu indikator paling kuat karena didukung data, yatu:

  • Sering terlambat.
  • Absensi meningkat.
  • Banyak “izin mendadak”.
  1. Psychological dan Emotional Signals

Indikator ini akan terlihat lebih halus, tapi jangan diabaikan karena sangat penting. Ini adalah fase seelum yang bersangkutan aktif mencari pekerjaan atau tempat kerja baru:

  • Tidak antusias.
  • Kurang percaya diri terhadap perusahaan.
  • Merasa tidak punya masa depan.
  1. Communication Signals

Dalam berkomunikasi, ada sejumlah indicator yang menunjukkan gejala turnover, yaitu:

  • Respon lambat.
  • Komunikasi minimal.
  • Tidak lagi proaktif.

Baca Juga: Waspada, Turnover Karyawan Bisa Diprediksi dari Tanda-tanda Awal Seperti Ini

  1. Engagement Data Signals (HR Analytics)

Sebenarnya ada sejumlah data HR yang bisa dijadikan “pegangan” untuk mendeteksi. Sumber datanya dari:

  • Survey engagement.
  • Feedback.
  • Performance review.
  • HRIS (Human Resources Information System).
  1. Career dan Growth Signals

Ada sejumlah indikator yang bisa menunjukkan bahwa yang bersangkutan sudah tidak engage lagi dengan perusahaan, yaitu:

  • Tidak ikut training.
  • Tidak tertarik promosi.
  • Tidak melihat masa depan.
  1. Job Search Behavior

Ini adalah sinyal-sinyal akhir menuju turnover. Biasanya yang bersangkutan mulai terlihat aktif mencari tempat kerja baru. Indikasinya:

  • Update profil LinkedIn.
  • Sering izin untuk “keperluan pribadi”.
  • Networking aktif.

Jika perusahaan dalam hal ini manajemen mampu membaca sinyal sinyal melalui indikator-indikator di atas, turnover bisa diprediksi (dan dicegah). ***

Halaman:

Tags

Terkini