kubikel

Nggak Cuma Rekrutmen, Tim HR Sekarang Harus Mampu Analisis Data dan Performa Keuangan

Kamis, 21 Mei 2026 | 14:43 WIB
Ilustrasi: Tim HR yang modern dan efektif wajib menganalisis data yang menggerakkan kesuksesan bisnis perusahaan. (Freepik)

"Ketika para pemimpin HR memahami laporan laba rugi, mereka bisa menunjukkan bagaimana keputusan tentang karyawan berdampak langsung pada margin operasional perusahaan," kata Doherty lagi.

Misalnya saja tentang kepuasan karyawan. Riset dari Gallup menemukan, tim yang punya tingkat keterikatan (engagement) tinggi bisa menghasilkan keuntungan 23% lebih tinggi dan produktivitas 18% lebih besar.

Baca Juga: Garap Komedi Horor Pertama Kali, Imam Darto Banyak Memasukkan Adegan Dadakan di 'Gudang Merica'

Angka-angka ini bukan sekadar metrik budaya kerja yang abstrak, tapi berdampak langsung pada nilai keuntungan perusahaan.

Tapi, menguasai data saja belum cukup. Jajaran direksi juga butuh kepastian bahwa data yang disodorkan HR itu akurat dan bisa dipercaya. Di sinilah pentingnya tata kelola data yang bersih untuk membangun kredibilitas.

Masalahnya, laporan dari Deloitte menunjukkan, baru 15% perusahaan yang merasa fungsi analisis karyawannya sudah kuat. Sebagian besar divisi HR saat ini masih bekerja tanpa data yang kuat untuk bisa memengaruhi keputusan di tingkat direksi.

AI mengubah cara kerja HR

Masa depan HR juga akan sangat ditentukan oleh AI. Teknologi ini sudah mulai mengubah cara perusahaan merekrut karyawan, meramal kebutuhan staf di masa depan, hingga menganalisis kenyamanan karyawan saat bekerja.

Pemimpin HR yang malas belajar teknologi bakal tersingkir dari persaingan, begitu kata Doherty.

Baca Juga: 5 Tanda Atasan Kamu Sebenarnya Butuh Pelatihan Leadership untuk Handle Anak Buahnya

"Chief People Officer butuh pemahaman dasar tentang teknologi dan AI. Tanpa pengetahuan itu, bakal susah memandu diskusi tentang rancangan organisasi yang efektif dan bertanggung jawab," ujarnya.

Riset dari firma akuntansi PricewaterhouseCoopers bahkan menunjukkan bahwa 72% bos perusahaan yakin AI bakal mengubah cara perusahaan mereka beroperasi dalam lima tahun ke depan.

Di sinilah Human Resources berperan dalam memastikan bahwa teknologi baru ini sejalan dengan performa manusia dan strategi perusahaan.

So, buat kamu yang sekarang masuk di tim HR, memahami karakter manusia saja sudah nggak cukup. Agar punya pengaruh besar di perusahaan, kamu harus mampu analisis data.

Halaman:

Tags

Terkini