kubikel

Dampak Buruk Quiet Promotion, Ketika Tugas Tambahan Disebut sebagai "Kesempatan untuk Belajar"

Senin, 19 Juni 2023 | 11:00 WIB
Ilustrasi: Quiet promotion sering disebut kesempatan belajar, padahal kamu hanya mendapat tugas-tugas tambahan saja. (Pexels/Yan Krukau)

PejuangKantoran.com - Jika kamu merasa melakukan pekerjaan yang melebihi jabatanmu saat ini, kamu mungkin sedang mendapatkan “quiet promotion” atau "promosi diam-diam".

Quiet promotion sering terjadi setelah perusahaan melakukan PHK, atau ketika rekan kerja sedang cuti. Saat tim kekurangan staf, tanggung jawab ekstra dan tugas orang lain menjadi pekerjaan barumu, tetapi jabatan atau gaji tidak dinaikkan.

“Kamu melakukan pekerjaan dua orang dengan gaji satu orang,” kata ahli strategi karir Ana Goehner.

Baca Juga: 3 Kunci Penting Sukses Networking secara Online buat Alumni Beasiswa Chevening

Faktanya, banyak pekerja yang telah menjalani quiet promotion. Saat JobSage mensurvei 1.000 karyawan penuh waktu di Amerika pada Oktober, hasilnya tiga dari empat karyawan mengatakan beban kerja mereka meningkat tanpa kompensasi tambahan.

Dampak buruk quiet promotion 

Ana memiliki pengalaman pribadi saat ia diam-diam dipromosikan beberapa kali ketika bekerja di suatu perusahaan. Saat itu, ia tidak tahu bagaimana mengatakan tidak pada tugas tambahan tersebut.

“Sebagai seorang imigran yang berprestasi, saya ingin menjadi pemain tim dan menyelesaikan banyak hal. Saya pikir beban kerja yang berat adalah satu-satunya cara untuk menerima promosi. Saya melakukan lebih dari rekan-rekan saya, tetapi penghasilan saya lebih sedikit,”katanya.

Butuh waktu bertahun-tahun bagi Ana untuk menyadari bahwa ia melakukan pekerjaan dua orang yang tidak berkelanjutan. Akhirnya, ia menjadi sangat sakit. Tidak hanya fisik, tetapi juga mental.

Selain mengalami masalah punggung dan lutut, sakit perut dan migrain, hingga membutuhkan terapi fisik, ia jadi tidak tahu bagaimana cara bersantai dan keluar dari rasa cemas.

Saat Ana berani berbicara tentang hal ini di tempat kerja, ia memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan tersebut karena tidak merasakan adanya perubahan.

Baca Juga: Selalu Gugup Saat Presentasi di Kantor? Coba Lakukan Ini untuk Menguranginya

Quiet promotion sering disebut kesempatan belajar

Seringkali, atasan memberikan “tugas tambahan” dan menyebutnya sebagai “kesempatan belajar” untukmu. Namun, lama-kelamaan hal tersebut bisa menjadi promosi diam-diam.

"Jika itu hanya membutuhkan beberapa jam seminggu dari jam kerjamu dan dapat dilakukan di hari kerja, ini tidak masalah. Namun, jika itu menghabiskan lebih dari 30% waktumu, maka itu sebenarnya merupakan quiet promotion," kata perekrut Bonnie Dilber.

Halaman:

Tags

Terkini