kubikel

Bagaimana Cara Menghadapi Bullying di Kantor? Perusahaan Juga Tak Boleh Tinggal Diam

Rabu, 12 Juli 2023 | 08:59 WIB
Ilustrasi: Bullying di kantor telah menjadi sangat normal sehingga memengaruhi lebih dari sepertiga angkatan kerja. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Setelah beranjak dewasa dan masuk ke dunia kerja, kamu mungkin berpikir bullying hanya terjadi di sekolah. Kamu tidak akan lagi menemukannya saat berada di kantor.

Sayangnya, bullying atau perundungan di tempat kerja sangat mungkin terjadi. Bullying di kantor sudah dianggap normal sehingga memengaruhi lebih dari sepertiga angkatan kerja, begitu menurut Workplace Bullying Institute.

Bullying di kantor tergolong taktik yang kasar secara psikologis, misalnya saja dengan mengintimidasi, mempermalukan, dan merendahkan rekan kerja.

Baca Juga: BTS Beberkan Pengalaman Di-bully pada Awal Karir, Apa Tips Agar Pulih dari Trauma Bullying?

Pelaku bullying di kantor tidak segan menggunakan kekuatan dan kendalinya untuk merusak kepercayaan dan mencegah orang lain untuk berhasil.

Salah satu tujuan utama pelaku bullying adalah menghilangkan pesaing, yang sebenarnya bisa jadi karena ketidakamanan dan perasaan tidak mampu mereka sendiri.

Orang-orang seperti ini dapat memanipulasi dan mengintimidasi orang lain untuk keuntungannya sendiri.

Perilaku yang toxic seperti ini tentu saja akan menciptakan lingkungan kerja yang tidak sehat dan menyuburkan sikap permusuhan.

Cara menghadapi bullying di tempat kerja

Perasaan ketika kamu takut berada di kantor atau berbicara dan menghubungi pelaku bullying memang menakutkan. Sementara pem-bully yang melihatmu takut akan semakin  menindasmu.

Baca Juga: Terlalu Sering Meminta Maaf yang Tidak Perlu Juga Kurang Baik, Mending Katakan dengan Cara Lain

Bullying di tempat kerja secara substansial dapat mengubah kehidupan dan menghancurkan karir. Hal ini menimbulkan keraguan, ketakutan, dan hilangnya kepercayaan diri secara keseluruhan pada diri korban bullying.

Cara menghadapi pelaku bullying di tempat kerja membutuhkan keberanian, ketegasan, dan berfokus pada apa yang dapat kamu kendalikan.

Jangan ragu untuk bicara sejak awal, mendokumentasikan pelecehan, dan menjaga diri sendiri.

Laporkan perilaku tersebut ke HR dan eksekutif tingkat senior dalam divisi tempatmu bekerja. Berikan detail spesifik tentang perilaku tersebut, termasuk tanggal, waktu, dan insiden tertentu.

Halaman:

Tags

Terkini