Setelah itu, ikuti semua proses perusahaan untuk penyelesaian keluhan. Jika tidak ada yang dilakukan oleh perusahaan, carilah nasihat hukum dari luar.
Berbicara dengan terapis atau konselor yang dapat membantumu mengatasi tekanan emosional juga bisa dilakukan.
Kamu jadi mendapatkan saran profesional mengenai cara menghadapi intimidasi di tempat kerja dan menyusun strategi untuk mengatasinya.
Jika memang dirasa sudah tidak kuat, kamu bisa memertimbangkan untuk pindah ke departemen atau tim lain.
Ketika sampai pada titik yang membuat kesehatan mentalmu sangat terpengaruh, dan kamu bahkan tidak bisa tenang di rumah, inilah saatnya untuk mulai mencari pekerjaan baru.
Baca Juga: Boleh Rajin Kerja, Tapi Jangan Jadi Workaholic! Ini 5 Cara Mengatasinya
Efek jangka panjang bullying di kantor
Perundungan di tempat kerja dapat memiliki konsekuensi yang parah dan bertahan lama pada kesehatan, produktivitas, dan pertumbuhan korbannya.
Korban bullying di tempat kerja dapat menderita masalah kesehatan fisik dan mental jangka panjang, termasuk kecemasan, stres, kurang tidur, depresi, hipertensi, kehilangan harga diri, penurunan produktivitas, dan ketidakhadiran.
Ini bukan hanya masalah karyawan, tetapi juga perusahaan atau tempat kerja mana pun.
Pengusaha harus bisa mengenali dan mengatasi intimidasi di tempat kerja.
Jika tidak, maka hal itu dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik karyawan dan, tentu saja, perusahaan. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Bikin Rekor Baru, Threads Tembus 100 Juta Pengguna Baru Kurang dari 5 Hari!
Ini Besaran Gaji yang Akan Diterima PPPK Part Time dan Cara Daftar di Situs Sistem Seleksi CASN
BTS Beberkan Pengalaman Di-bully pada Awal Karir, Apa Tips Agar Pulih dari Trauma Bullying?
Penelitian Sebut WFH Bikin Karyawan Kurang Produktif, Walaupun Karyawan Berkeras Sebaliknya
Ngaku Fanboy-nya Sosok Boy, Angga Yunanda Merasa Ada Tekanan Memainkan Tokoh Utama Catatan Si Boy
Tips untuk Kamu yang Ingin Kembali Bekerja Setelah Lama Jadi Ibu Rumah Tangga Biar Nggak Kagok!