PejuangKantoran.com - Hampir setiap sesi wawancara kerja, kamu akan diminta menceritakan tentang dirimu. Sebenarnya, ini bukan hal yang sulit dijawab. Namun, bagaimana cara menjawab permintaan “Ceritakan tentang Diri Anda” yang mengesankan?
Mampu memperkenalkan diri saat wawancara kerja memang merupakan keterampilan yang penting. Tidak semua orang tahu cara menjawab permintaan “Ceritakan tentang Diri Anda” dengan baik.
Berikut empat langkah sederhana saat memperkenalkan diri agar kamu tahu cara menjawab permintaan “Ceritakan tentang Diri Anda” saat wawancara kerja dengan menonjolkan kelebihanmu tapi tanpa terdenger berlebihan.
Baca Juga: Ekspektasi Gaji yang Kamu Minta saat Wawancara Kerja Terlalu Besar, Diterima atau Tidak?
1. Bangun hubungan
Rekruter adalah orang yang hampir tidak mengenal dirimu. Jadi, jangan mulai berbicara tentang ruang lingkup pekerjaan.
Sebagai permulaan, cobalah menjalin hubungan yang tulus dan baik rekruter. Bagikan sedikit tentang latar belakang dirimu.
Kamu bisa berbicara tentang latar belakang keluarga, dari mana asal mereka, dan di mana mereka bersekolah. Namun, kamu juga bisa berbicara mengenai kisah pribadi atau momen dalam hidup yang membentuk dirimu sekarang.
“Klien saya berbicara tentang masa tugasnya di militer, tanggung jawab untuk adik-adiknya setelah ibunya meninggal, dan apa yang diajarkan kepadanya tentang kepemimpinan,” jelas Hume Johnson, PhD, ahli strategi personal branding.
Latar belakang keluarga ini akan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang siapa dirimu. Dengan begitu, kamu dan rekruter dapat lebih terhubung dan membangun kepercayaan.
Ini juga merupakan cara yang baik untuk menunjukkan keterampilan interpersonal dirimu. Faktanya, 55% pemberi kerja mengatakan bahwa mereka merasa sangat sulit menemukan kandidat dengan keterampilan interpersonal yang kuat.
Menurut pakar komunikasi Brian Spitzberg dan William Cupach, orang dengan keterampilan interpersonal yang baik dapat membangun hubungan yang sehat dengan rekannya dan bekerja lebih baik sebagai sebuah tim.
Banyak pengusaha mengatakan keterampilan interpersonal dan komunikasi sangat penting untuk mendapatkan posisi kepemimpinan dalam perusahaannya.
Baca Juga: Penawaran Kerja yang Sudah Diberikan Ternyata Bisa Dibatalkan Sepihak, Ini Alasannya
2. Komunikasikan siapa dirimu