PejuangKantoran.com - Pertengahan tahun lalu, Netflix mengumumkan para pemain serial barunya, Gadis Kretek. Diangkat dari novel Ratih Kumala, serial ini mengangkat kisah cinta berlatar belakang perkembangan industri kretek serta berbagai peristiwa sejarah di Indonesia.
Gadis Kretek digarap oleh pasangan sutradara Kamila Andini dan Ifa Isfansyah. Sebelum tayang di Netflix 2 November mendatang, 2 dari 5 episode serial ini diputar perdana di Busan International Film Festival (BIFF).
Bagi Kamila Andini, penayangan Gadis Kretek di Busan, Korea Selatan, ini merupakan momen berkesan.
Baca Juga: Bikin Rokok Tingwe Jadi Tantangan Terberat Ario Bayu Saat Berakting di Gadis Kretek
“Jadi sebenarnya Gadis Kretek ini merupakan satu proyek yang menarik untuk relasinya dengan Busan International Film Festival.
“Saya masih ingat tahun lalu, dua hari setelah saya wrap syuting Gadis Kretek, saya harus berangkat ke Busan karena menjadi juri di New Currents Competition.
“Tepat setahun, saya menyelesaikan post production-nya Gadis Kretek, saya langsung ke Busan lagi. Momen ini menarik buat saya,” ujar Kamila Andini, saat konferensi pers "Kemendikbudristek Fasilitasi Delegasi Indonesia” di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Senin (2/10/2023).
Dini, begitu sapaan akrabnya, menceritakan bahwa sejak tahun lalu komite Busan International Film Festival (BIFF) sudah bertanya padanya tentang proyek apa yang sedang dikerjakan.
“Jadi, mereka tahu saya sedang mengerjakan series pertama saya, setelah membuat 4 film sebelumnya. Mengerjakan series sendiri merupakan pengalaman baru sehingga tidak pernah terpikirkan bahwa series (bisa) diputar di festival.
Baca Juga: 17 Film Indonesia Bakal Tayang di Busan International Film Festival, Ini Peran Kemendikbudristek
“Karena baru kali ini saya membuat film yang tujuannya sebagai tontonan, walaupun tidak mengenyampingkan quality, tampilan, atau sinematografinya,” tambah putri sutradara Garin Nugroho ini.
Yang menggembirakan adalah penayangan Gadis Kretek di BIFF menjadi satu-satunya series non Korea yang ditayangkan, dan satu-satunya series dari Indonesia.
Ada lima series lainnya yang ditayangkan perdana di BIFF, namun kelima series ini adalah series Korea.
“Ketika tahu proyek series saya selesai, mereka minta saya mendaftar. Saya mendaftar dan mengirimkan video screener untuk mereka kurasi.
“Kriteria kurasi tentu saja mereka yang menentukan, dan ketika series itu ditetapkan untuk ditayangkan, mereka yang menghubungi Netflix Korea,” ujar Dini, yang juga menerima penghargaan Visionary Director dari sesi Marieller Asian Star Awards 2023 di BIFF.
Artikel Terkait
Sekarang Perpanjang STNK Tahunan Bisa Dilakukan Secara Online, Begini Caranya!
Tren Baru di Tiongkok: Kaum Pekerja yang Lebih Memilih Jadi “Anak Penuh Waktu”. Apa Penyebabnya?
Filmmaker Indonesia Ungkap Pentingnya Berpartisipasi dalam Festival Film International
Kelemahan ChatGPT Saat Membantu Pencari Kerja Mendapatkan Pekerjaan Impian
Pendaftaran CPNS dan PPPK 2023 pada Hari Terakhir BIsa Memicu Server Down. Diperpanjang atau Tidak?
Daripada Bilang 'Saya Tidak Bisa' pada Bos, Lebih Baik Sampaikan dengan Bahasa Korporat Seperti Ini