Lebih Banyak Miliarder yang Jadi Kaya karena Warisan Keluarga ketimbang Usaha Sendiri

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 1 Desember 2023 | 21:16 WIB
Kim Jung-youn, menjadi miliarder termuda di usia 18 setelah mewarisi kekayaan sang ayah yang juga pemilik perusahaan game online Nexon, Kim Jung-ju. (Sportskeeda)
Kim Jung-youn, menjadi miliarder termuda di usia 18 setelah mewarisi kekayaan sang ayah yang juga pemilik perusahaan game online Nexon, Kim Jung-ju. (Sportskeeda)

PejuangKantoran.com - Apakah kamu bermimpi jadi miliarder lewat jalur usaha dan doa ketimbang menunggu warisan keluarga? Coba pikir ulang lagi keinginanmu itu.

Faktanya, para miliarder baru saat ini lebih banyak yang mengumpulkan kekayaan dari warisan keluarga daripada lewat usahanya sendiri. Hal itu dibocorkan langsung oleh UBS, bank Swiss yang menjadi tujuan orang-orang super kaya. 

Menurut laporan UBS, dari 137 orang yang menjadi miliarder baru dalam 12 bulan hingga April 2023 ini, 53 di antaranya mewarisi total $150,8 miliar dari keluarga mereka.

Baca Juga: 6 Tanda Kamu Terancam Kehilangan Pekerjaan, Salah Satunya Tak Diajak Konsultasi soal Pekerjaan

Jumlah ini melebihi gabungan $140,7 milar yang diciptakan oleh "84 miliarder baru" pada periode yang sama.

Bank tersebut mengatakan, ini merupakan pertama kalinya dalam sembilan tahun sejarah laporan tahunan mengenai kekayaan 0,00004% masyarakat terkaya, bahwa "generasi miliarder berikutnya mengumpulkan lebih banyak kekayaan melalui warisan dibandingkan dari wirausaha".

Benjamin Cavalli, kepala klien strategis di UBS Global Wealth Management, bahkan menyebut bahwa hal ini akan lebih terjadi dalam 20 tahun ke depan.

“Ini karena lebih dari 1.000 miliarder yang mewariskan sekitar US$5,2 triliun kepada anak-anak mereka," ujarnya.

Semakin banyak keluarga miliarder yang mewariskan kekayaannya

Masih menurut laporan dari UBS, saat ini ada semakin pentingnya keluarga miliarder di semua wilayah geografis utama dunia.

Di Asia Pasifik, kekayaan rata-rata pewaris adalah $2 milyar, sedangkan para penguasaha “hanya” $1,6 milyar.

Di Amerika, para pewaris memiliki kekayaan $2,2 miliar dibandingkan dengan kekayaan para pengusaha sebesar $1,5 miliar.

Baca Juga: Hari AIDS Sedunia, Harapan Mengatasi AIDS Lewat Komunitas

Sementara di Eropa, Timur Tengah dan Afrika atau Middle East and Africa (EMEA), kekayaan rata-rata ahli waris adalah $4,4 miliar atau dua kali lipat dari kekayaan pengusaha sebesar $2,2 miliar.

Hal ini terjadi seiring dengan meningkatnya perdebatan publik tentang peran pajak warisan dalam membantu membayar layanan publik dan membantu keluarga yang kesulitan mengatasi krisis biaya hidup.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X