Pada 2012, perusahaan asal Jepang yang memiliki online travel agent terbesar di Jepang bernama Jalan.net, Recruit Holding, bersama Alternative Media Group dan Altavindo dari Indonesia, memutuskan untuk mendirikan Pegipegi.
Di antara ketiga perusahaan tersebut, Recruit Holding menjadi pemegang saham yang mendukung sepenuhnya Pegipegi.
Baca Juga: Modus Penipuan Baru (Lagi), Video Call dari Nomor Tak Dikenal Bisa Berakhir dengan Pemerasan!
Pada Agustus 2013, akhirnya Pegipegi mulai membuka layanan untuk pemesanan tiket pesawat secara daring.
Setelah itu, perusahaan ini terhubung langsung dengan lebih dari 7.000 pilihan hotel, memiliki lebih dari 20.000 rute penerbangan, serta lebih dari 1.600 rute kereta api dan Kereta Api Bandara (Railink).
Banyak pelanggan yang menyayangkan tutupnya Pegipegi karena tiket mereka disebut lebih murah dibandingkan saingannya. Apakah kamu termasuk salah satu yang merasa kehilangan setelah Pegipegi resmi tutup? (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Bisa Aja... TikTok Shop Kembali Dibuka lewat Tokopedia dengan Mengambil Momen 12-12!
80 Persen Sarjana Tidak Bekerja Sesuai Jurusannya Saat Kuliah, Apa Dampaknya untuk Jangka Panjang?
Bertanya saat Wawancara Kerja Boleh, tapi Jangan Bertanya Tentang Hal Ini!
Promo Tiket KAI 12 12, Cek Syarat dan Ketentuannya di Sini, Jangan Sampai Salah Beli
Cara Ikut Lelang Barang Gratifikasi KPK, Cek Caranya di Sini! Ada Tas Burberry, PS, Sampai Album Blackpink dan BTS!
Memotong Daging dan Ikan dengan Pisau Tajam, Mana Lebih Sulit?