Lowongan Pekerjaan di China Tak Sesuai Ekspektasi Generasi Z

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Kamis, 4 Januari 2024 | 12:01 WIB
Ilustrasi: Apa alasan perusahaan mengiklankan lowongan pekerjaan kita dengan gaji yang lebih tinggi? (Freepik)
Ilustrasi: Apa alasan perusahaan mengiklankan lowongan pekerjaan kita dengan gaji yang lebih tinggi? (Freepik)

PejuangKantoran.com - Di China, saat ini, lowongan pekerjaan yang tersedia tak sesuai ekspektasi atau harapan para Generasi Z atau Gen Z.

Laporan termutakhir dari bbc.com menyebut bahwa China memang menjadi negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia.

Akan tetapi, faktanya, China yang saat ini berpenduduk sekitar 3 miliar jiwa tengah berkelimpahan Generasi Z atau Gen Z.

Generasi Z atau Gen Z adalah generasi yang lahir mulai 1997.

Generasi Z atau Gen Z adalah generasi dalam usia produktif atau generasi dalam usia kerja.

Ironisnya, lebih dari satu dari lima orang berusia 16-24 tahun di China adalah pengangguran, tulis data resmi pemerintah China pada 2022 silam.

Di China, Generasi Z atau Gen Z juga berhadapan dengan lowongan pekerjaan yang tak sesuai dengan tingkat pendidikan.

"Bulan lalu, saya mendapatkan lima pekerjaan tapi tak sesuai dengan pendidikan saya," kata seorang perempuan asal Chengdu, Joy Zhang yang meraih gelar sarjana di usia 23 tahun.

Generasi Z

Tianyu asal Beijing yang lulus pada usia 25 tahun sebagai sarjana teknik perangkat lunak komputer berbagi pengalamannya.

Keahlian Tianyu tak cocok dengan pekerjaan sebagai pemandu wisata.

Lantas, imbuh Joy Zhang, dengan kualifikasi pendidikannya, pekerjaan sebagai guru taman kanak-kanak atau penjual minuman di kebun binatang bukanlah pekerjaan yang menjanjikan masa depan cerah.

Dengan perlambatan ekonomi yang juga melanda China, Generasi Z di China banyak yang putar haluan, ingin menjadi pegawai negeri.

Statistik terkini di China sampai dengan akhir November 2023 menunjukkan catatan rekor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X