PejuangKantoran.com - Pembuat konten TikTok alias TikToker asal Vietnam, Hua Quoc Anh, mesti berurusan dengan otoritas Kementerian Penerangan Vietnam.
Laman asia.nikkei.com edisi Kamis 4 Januari 2024 menyebut Hua Quoc Anh membuat konten tentang situs Candi Angkor Wat.
Naasnya, konten selama 90 detik itu menyebut dan menggambarkan bahwa Angkor Wat ada di Thailand.
"Angkor Wat itu ada di Kamboja dan menjadi milik Kamboja," kata pernyataan resmi otoritas Kementerian Penerangan Vietnam.
Alhasil, atas tindak-tanduknya itu, Hua Quoc Anh mesti membayar denda sebesar 300 dollar AS atau sekitar Rp 4,5 juta rupiah.
Hua Quoc Anh juga wajib menghapus atau melakukan take down atas tayangannya itu.
Kabarnya, Hua Quoc Anh sudah bertemu dengan pihak Kementerian Penerangan Vietnam.di Ho Chi Minh untuk menyelesaikan permasalahan tentang konten Angkor Wat itu.
Di Vietnam, TikTok menjadi pilihan favorit bagi kebanyakan warga masyarakat untuk mengekspresikan diri di tengah sensor media oleh pemerintah.
Angkor Wat
Angkor Wat adalah situs candi Buddha terbesar di dunia.
Luas Angkor Wat mencapai kisaran 1.600 kilometer persegi.
Pada abad ke-12, Angkor Wat adalah candi Hindu yang didedikasikan untuk Dewa Wisnu.
Artikel Terkait
Lowongan Kerja Cities Program Lead di WRI Indonesia buat yang Berpengalaman dalam Manajemen Proyek
Lepas dari Grup Semut alias Ant Group, Taipan Jack Ma Bakal Keruk Cuan Makanan Kemasan
Mengapa PM Inggris Rishi Sunak Larang Mahasiswa Internasional yang Studi di Inggris Memboyong Keluarga?
Nikah Seminggu Lagi, Pangeran Abdul Mateen Pamer Foto bareng Tunangannya, Anisha Rosnah binti Adam
Mencium Aroma Gula dan Spiritus di Agrowisata Pabrik Gula Madukismo
Visa Hallyu, Korea Selatan Buat Visa Khusus Buat Pencinta KPop: Bisa Tinggal di Korea Dua Tahun!
Lowongan Pekerjaan Sebagai Duty Manager di Hotel Park Hyatt Jakarta, Buat Kamu yang Ingin Karier di Hotel
Zenius Tutup, Warganet Menjerit: Please Gak Rela Zenius Berhenti!
Fokus Beralih ke AI Generatif, Google Berencana Memangkas 30.000 Karyawan di Unit Ad Sales
Lowongan Pekerjaan di China Tak Sesuai Ekspektasi Generasi Z