PejuangKantoran.com - Tidak terasa, program Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) sudah berjalan 10 tahun. Program ini dibuka pertama kali tahun 2013, di mana proses pendaftarannya dilakukan langsung melalui situs www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id.
Penerima Beasiswa LPDP angkatan pertama salah satunya Widya Putra, lulusan Program Studi Mikrobiologi ITB pada 2012. Ia diterima di Wageningen University di Belanda dengan jurusan Food Quality Management.
Penerima Beasiswa LPDP pertama saat itu berjumlah 60-an orang. Sedangkan menurut catatan LPDP, jumlah penerima beasiswa sepanjang tahun 2023 tercatat 9.959 orang. Jika diakumulasikan, jumlah penerima Beasiswa LPDP 2013-2023 sejumlah 40.174 orang.
Baca Juga: Begini Jawaban yang Tepat Kalau Ditanya, Berapa Ekspektasi Gaji Kamu? Saat Wawancara Kerja
Peminat Beasiswa LPDP semakin hari semakin meningkat. Saat ini pun, pendaftaran untuk program Beasiswa LPDP 2024 sudah dibuka mulai 11 Januari hingga 12 Februari 2024.
Anggaran akan dialihkan
Menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, anggaran pemerintah untuk LPDP setiap tahun adalah Rp20 triliun.
Dana LPDP ini diperoleh dari APBN untuk anggaran Pendidikan yang besarannya 20 persen, dan sifatnya merupakan dana abadi (Endowment Fund).
Sekadar informasi, program pendidikan seperti beasiswa dan pendanaan penelitian membutuhkan jaminan keuangan yang berkelanjutan setiap tahunnya.
Dengan skema pendanaan yang bersumber dari dana abadi, program-program yang bersifat multi years akan terjamin kesinambungannya.
Namun, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, ada wacana bahwa anggaran Beasiswa LPDP akan dihentikan sementara oleh pemerintah.
Baca Juga: Selain Diskon 40%, Dr. Martens Luncurkan Koleksi Terbatas “Year of the Dragon” untuk Rayakan Imlek
Waduh, mengapa anggaran Beasiswa LPDP akan dihentikan?
Karena saat ini jumlah anggaran LPDP sudah menumpuk (yang belum terpakai) dan nilainya hampir mencapai Rp150 triliun. Oleh karena itu, anggaran akan dialihkan untuk pos-pos lain di bidang Pendidikan.
"Sudah kita tinjau apa harus diteruskan (alokasi) LPDP itu dengan jumlah yang sudah hampir Rp 150 triliun itu. Jadi mungkin kita stop dulu (alokasi anggaran LPDP dari APBN)," ujar Menko PMK Muhadjir Effendy di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/1/2024).
Artikel Terkait
Lowongan Kerja BPJS Kesehatan untuk Posisi Karyawan Kontrak, Cek Syaratnya di Sini
Membanggakan, Pemuda Indonesia Terpilih Jadi Imam Masjid di Uni Emirat Arab
Aduh, Ternyata Jumlah Lulusan S2 dan S3 di Indonesia Hanya 0,45 Persen Saja!
Videotron Anies Baswedan di-Take Down, Warganet: Ini Videotron Murni Buatan Kpopers!
5 Penyebab Cita-cita Menjadi Kaya Tidak Juga Tercapai (Tabungan pun Nggak Nambah-nambah)
Citigroup Mengumumkan akan Memangkas 20.000 Karyawan dalam Dua Tahun ke Depan
Duet Natasha Wilona dan Emir Mahira dalam Happy Birth-Die, Series Fantasi yang Diangkat dari Cerita Wattpad