Gibran: Energi Terbarukan Kurangi Impor Minyak Bumi Indonesia

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Senin, 22 Januari 2024 | 13:06 WIB
Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka
Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka

Pejuang kantoran.com - Dalam pandangan cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, pemanfaatan energi terbarukan mampu menurunkan impor minyak bumi oleh Indonesia.

"Energi terbarukan itu adalah B35 dan B40," kata Gibran Rakabuming Raka dalam debat keempat cawapres, Minggu (21/1/2024) di Jakarta.

B35 dan B40 adalah komposisi campuran antara bahan bakar minyak atau BBM dengan minyak sawit.

Secara sederhana, komposisi itu adalah dalam 1 liter BBM, sebanyak 35 dan 40 persennya adalah minyak sawit.

Kata Gibran Rakabuming Raka, energi terbarukan B35 dan B40 bahkan mampu meningkatkan nilai tambah produksi sawit di dalam negeri.

"Energi terbarukan juga lebih ramah lingkungan," kata Gibran tentang B35 dan B40 itu.

Bagi Gibran, transisi menuju energi hijau adalah keharusan bagi Indonesia untuk masa depan.

Kemudian, lanjut Gibran, Indonesia di masa mendatang tak boleh lagi bergantung pada energi fosil.

Indonesia harus makin menuju energi hijau berbasis bahan baku nabati misalnya bioetanol, bioavtur, dan biodiesel.

Tantangan

Berkenaan dengan hilirisasi industri, Gibran menyebut adanya tantangan mencapai titik keseimbangan atau titik tengah, Indonesia harus tetap menjaga lingkungan agar selalu lestari.

Pada bagian itu, produktivitas petani dan maritim pun wajib ditingkatkan dengan konsistensi menjaga keseimbangan alam.

Maka dari itulah, untuk mencapai titik tengah, lanjut Gibran, pelaksanaan Analisis mengenai Dampak Lingkungan atau Amdal menjadi kewajiban hingga sustainability report - nya.

Gibran juga berpesan agar tak ada alih fungsi lahan yang bisa merugikan pengusaha lokal, UMKM lokal, masyarakat lokal adat setempat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X