PejuangKantoran.com - Orang Indonesia yang kuliah di luar negeri biasanya memiliki ikatan persaudaraan yang kuat. Begitu pula dengan Menteri BUMN Erick Thohir, yang dulu pernah studi di San Diego, California, Amerika Serikat.
Kini, sebagian alumni mahasiswa di Amerika itu membentuk kelompok relawan yang disebut Erick Thohir Alumni Amerika Serikat (ETAS). Selain Erick Thohir, ada pula kakak kandungnya, Garibaldi Thohir atau yang dikenal Boy Thohir.
Senin (22/1/2024), sekitar 120 relawan Erick Thohir Alumni Amerika Serikat mengadakan pertemuan di Plaza Senayan, Jakarta. Menurut Boy, para relawan sebelumnya sudah berjuang bersama Erick Thohir sejak di Tim Kampanye Nasional (TKN) 2019 lalu.
Kali ini, relawan Erick Thohir Alumni Amerika Serikat sepakat untuk memberikan dukungannya untuk Prabowo Subianto agar menjadi Presiden 2024.
"Kami tentunya ingin mempunyai pemimpin yang baik untuk publik," kata Boy.
Prabowo Subianto mengaku merasa terhormat telah diundang Boy Thohir untuk hadir bersama para pengusaha dari alumni Amerika Serikat angkatan ‘80-‘90-an itu.
"Ini kehormatan yang besar. Saya paham sekarang, kenapa saya dua kali kalah (di Pilpres 2014 dan 2019). Karena dulu saya nggak diundang ke sini (bersama para alumni AS)," seloroh Prabowo dalam sambutannya.
Prabowo merasa senang dan terharu karena para alumni AS yang hadir kompak memakai baju biru muda sebagai bentuk dukungan kepada dirinya dan pasangannya, Gibran Rakabuming Raka.
"Kayaknya sekarang saya lihat banyak yang pakai baju biru muda. Agak optimis aku sekarang," kata capres nomor urut 2 itu.
Ia pun berterima kasih atas kepercayaan dukungan yang diberikan oleh relawan ETAS.
Baca Juga: Diprediksi Bakal Raih 1 Juta Penonton, Apa yang Istimewa dengan Film Horor Pemukiman Setan?
"Saya sangat terima kasih dengan kepercayaan begitu besar yang diletakkan di pundak saya," ucapnya.
Sementara itu, Faisal Saleh yang turut menginisiasi acara relawan ETAS tersebut mengatakan, ratusan alumni AS malam ini menganggap Prabowo sebagai satu-satunya sosok yang cocok menjadi pemimpin untuk lima tahun ke depan.
"Terlebih wakilnya (Gibran) yang paham dengan grass root (akar rumput) dan paham pembangunan dari level terbawah," ungkap Faisal.
Artikel Terkait
Terlalu Lama Kerja di Depan Komputer Buat Mata Jadi Lelah, Awas Computer Vision Syndrome!
Usai Debat Cawapres, Prabowo-Gibran Bertolak ke Yogyakarta untuk Sowan ke Sri Sultan Hamengku Buwono X
Prabowo Dapat Banyak Wejangan soal Masa Depan dan Teknologi dari Sri Sultan HB X di Yogyakarta
Masyarakat Yogyakarta Bikin Jalanan Macet, Berebut Salaman dan Foto Bareng Prabowo-Gibran
Botol Plastik Muhaimin Iskandar di Mata Gibran Rakabuming Raka
Apa yang Bikin Mahfud MD Emoh Jawab Pertanyaan Gibran soal Inflasi Hijau?
Mahasiswa: Terima Duitnya, Jangan Pilih Kandidatnya