Prabowo di Podcast Deddy Corbuzier: Indonesia Bisa Mandiri di Bidang Bahan Bakar Minyak

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 13 Februari 2024 | 23:54 WIB
Di podcast Deddy Corbuzier, Prabowo mengatakan bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang mandiri dan ramah lingkungan. (YouTube Deddy Corbuzier)
Di podcast Deddy Corbuzier, Prabowo mengatakan bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang mandiri dan ramah lingkungan. (YouTube Deddy Corbuzier)

PejuangKantoran.comPrabowo Subianto berulangkali menegaskan, Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam berlimpah.

Bahkan bensin di Indonesia pun dapat bersumber dari tebu, singkong hingga aren, tidak hanya melalui fosil.

"Bensin bisa kita dapat dari tebu, singkong, aren. Artinya, Indonesia bisa mandiri dan ramah lingkungan, green energy. Kita bisa tidak menimbulkan polusi lagi. Ini yang disebut energi terbarukan karena dari tanaman," ujar Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Ungkap Asal-usul Panggilan 'Gemoy' dan Alasan Selalu Kencangkan Ikat Pinggang Saat Pergi Kampanye

Hal itu disampaikan Prabowo dalam wawancaranya melalui podcast Deddy Corbuzier di YouTube yang tayang hari ini, Selasa (13/2/2024).

Itu sebabnya, Capres nomor urut 2 tersebut mengatakan bahwa Indonesia sebenarnya mampu menjadi negara mandiri sekaligus ramah lingkungan.

"Saya diberitahu oleh beberapa pakar, kita adalah negara yang bisa 100 persen mandiri di bidang Bahan Bakar Minyak (BBM) atau energi," kata Prabowo.

Prabowo melanjutkan, kemandirian BBM yang bisa dimiliki oleh Indonesia tersebut merupakan bahan bakar hayati atau yang secara langsung bersumber dari tanaman (Biofuel).

Baca Juga: Pengumuman Exit Poll di Luar Negeri pada Masa Tenang adalah Pelanggaran Pemilu, Harus Diusut!

"Dan hebatnya, BBM ini adalah yang ramah lingkungan, Biofuel. Jadi, solar bisa 100 persen dari kelapa sawit. Kita punya itu semua (kelapa sawit di Indonesia)," ujarnya.

Saat ini pun, Indonesia sudah mempunyai solar B35. Ia mengungkapkan dengan B35, negara mampu hemat 10 miliar dolar setiap tahunnya.

"Jadi, B35 saja penghematan tiap tahun itu kurang lebih 10 miliar dolar, kita tidak usah kirim ke luar negeri uang itu. Jadi, uang itu tetap berputar di Indonesia," ungkap Prabowo.

Baca Juga: Nusron Wahid : Alhamdulilah Masyarakat Sudah Cerdas Pilih Informasi

Dengan penghematan tersebut, menurutnya Indonesia nantinya mampu menuju ke arah B100 dan mampu memiliki penghematan dana yang lebih banyak untuk kesejahteraan negara, tanpa harus membayar tinggi ke luar negeri.

"Ini bisa dibuktikan kita ke arah B100, nanti penghematan yang tidak kirim ke luar negeri itu senilai 25 miliar dolar," bebernya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X