PejuangKantoran.com - Pengalaman berkampanye untuk kontestasi Pilpres 2024 yang dialami Prabowo Subianto ternyata tidak hanya ramai diberitakan di media-media nasional. Media luar pun banyak membahasnya.
Salah satunya Atlantico. Pada media Prancis ini Prabowo menegaskan alasan mengapa dirinya kembali mengikuti kontestasi Pilpres. Ia ingin melanjutkan pengabdiannya pada nusa dan bangsa.
Baca Juga: Ditodong Jatah Menteri oleh Deddy Corbuzier, Prabowo: Lo Nggak Ada Potongan, Ded!
Keinginan itu sama seperti saat dirinya masih menjadi seorang prajurit TNI. Saat itu, ia pun berani mengorbankan jiwa dan raganya hanya untuk negeri ini. Indonesia, kata Prabowo, adalah yang utama baginya.
"Tetapi, itu hanya sebagian dari jawaban. Saya juga mencalonkan diri karena setelah sekian lama mengabdi pada negara, saya yakin saya adalah kandidat terbaik yang memenuhi syarat untuk apa yang dibutuhkan Indonesia pada momen penting, yaitu kesinambungan, kepemimpinan, visi dan persatuan. Persatuan di atas segalanya!" tegasnya.
Dalam tulisan bertajuk “Pourquoi je me présente à la présidentielle indonésienne” atau dalam bahasa Inggris “Why I Run” itu, Prabowo menuliskan sendiri pengalamannya berkampanye pilpres 2024 di situs web Atlantico, Senin (13/2/2024).
Baca Juga: Prabowo di Pocast Deddy Corbuzier: Jangan Bikin Musuh, Dendam itu Menghabiskan Energi
Ia bercerita bagaimana selama 10 minggu terakhir ini berkeliling Indonesia untuk berkampanye dan bertemu langsung dengan masyarakat.
Ia mendengar keluhan mereka dan menyampaikan visi-misi, hingga program yang akan ia lakukan jika terpilih di Pilpres 2024 mendatang.
"Saya mengunjungi banyak kota dan bertemu ribuan orang. Saya memberitahu mereka tentang visi Indonesia dan mereka juga bercerita tentang ekspektasi serta harapan mereka. Pengalaman luar biasa ini, mengajarkan saya banyak hal," tulis Prabowo.
Dalam artikel tersebut, Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan apa yang sudah dijalankan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga: Cara Hidup Tanpa Dendam: Kemenangan Tanpa Merendahkan
Menurutnya, Presiden Jokowi telah mendorong sejumlah agenda reformasi dan modernisasi dengan usaha yang begitu keras selama 8 tahun terakhir.
"Siapa yang lebih tepat untuk melanjutkan pekerjaan ini selain saya, yang merupakan salah satu pembantu (menteri) terdekatnya dalam membangun Indonesia Maju yang kita idam-idamkan," lanjutnya.
Prabowo tidak sendiri dalam mewujudkan sejumlah cita-cita untuk Indonesia Maju. Selain bersama Koalisi Indonesia Maju, ia juga menggandeng Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presidennya.
Artikel Terkait
Jadwal Misa "Rabu Abu": Selasa 13 Februari, Rabu 14 Februari, dan Kamis 15 Februari
Apa itu Faktor Geopolitik dan Apa Pengaruhnya dengan Pilpres 2024
Ada Perempuan Generasi Z Pacaran dengan AI atau Kecerdasan Buatan, Lebih Romantis, Katanya
Nusron Wahid: "Jangan Terpancing Narasi Negatif selama Masa Tenang, Fokus pada Pengawalan Suara"
Nusron Wahid : Alhamdulilah Masyarakat Sudah Cerdas Pilih Informasi
Pangeran dari Masa Lalu, Tampilan Artificial Intelligence Paling Dicari Perempuan Generasi Z Masa Kini
Pengumuman Exit Poll di Luar Negeri pada Masa Tenang adalah Pelanggaran Pemilu, Harus Diusut!