Prihatin dengan Narasi Negatif di Masa Tenang, TKN Gelar Doa Bersama untuk Kelancaran Pemilu

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 14 Februari 2024 | 12:23 WIB
Selasa (13/2/2024) malam, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran menggelar acara Doa Bersama untuk Kelancaran Pemilu.
Selasa (13/2/2024) malam, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran menggelar acara Doa Bersama untuk Kelancaran Pemilu.

PejuangKantoran.com - KPU telah menetapkan 11-13 Februari 2024 sebagai masa tenang Pemilu 2024, yang artinya para paslon capres dan cawapres tidak lagi boleh berkampanye.

Namun pada 11 Februari, beredar film Dirty Vote yang memaparkan perjalanan menuju Pemilu 2024 berikut berbagai dugaan yang terjadi.

Film yang ditayangkan melalui kanal YouTube PSHK (Pusat Studi Hukum dan Kebijakan) ini kontan menjadi viral karena menyudutkan salah satu paslon.

Baca Juga: Pada Media Prancis, Prabowo Menyebut Rakyat Tahu bahwa Ia akan Menepati Semua Janjinya

Beredarnya film di masa tenang amat disayangkan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran. Itu sebabnya, malam menjelang hari pemilihan, TKN menggelar Doa Bersama untuk Kelancaran Pemilu dan khataman Al Quran 30 Juz.

Acara Doa Bersama untuk Kelancaran Pemilu itu dihadiri oleh 60 Kyai dan Habaib, serta seribu santri dan masyarakat yang berasal dari wilayah Jakarta.

Dari pihak TKN sendiri hadir Sekretaris TKN Nusron Wahid dan Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani.

“Kita menyayangkan hari tenang kampanye justru banyak diisi dengan provokasi dan narasi-narasi negatif. Jadi kita berharap dengan doa bersama di saat-saat terakhir hari tenang ini bisa menutup hal-hal itu,” jelas Nusron Wahid.

Baca Juga: Ditodong Jatah Menteri oleh Deddy Corbuzier, Prabowo: Lo Nggak Ada Potongan, Ded!

Nusron Wahid menyampaikan, TKN beserta Kyai dan Habaib berkeinginan agar doa bersama dan khataman quran ini menciptakan suasana yang sejuk menjelang hari pencoblosan.

“Kita ingin menutup hari tenang dan menyambut hari pemilihan dengan hati yang bersih. Berdoa bersama dengan para Kyai dan Habaib untuk bermunajat atas kelancaran pesta demokrasi besok hari.

“Tidak ada agenda politik,” tegas Nusron Wahid, usai acara yang dilaksanakan di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan (13/2/2024).

Setelah menggelar doa bersama pada Selasa malam, TKN akan berfokus pada pengawalan dari semua proses Pemilu 2024 yang dimulai Rabu (14/2/2024) pagi. Mulai dari pemungutan suara hingga penghitungan dan rekapitulasi.

Baca Juga: Prabowo di Pocast Deddy Corbuzier: Jangan Bikin Musuh, Dendam itu Menghabiskan Energi

“Bagi TKN, Doa bersama ini menjadi jeda spiritual bagi kami. Sejenak berhenti antara kampanye dengan pekerjaan pengawalan suara yang akan dimulai besok pagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X