Segini Biaya Katering Pekerja Migran dalam Asrama di Singapura

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Selasa, 20 Februari 2024 | 06:53 WIB
Ilustrasi: Simpan resep nasi goreng spesial untuk bekal makan siang ini. (Freepik/Jcomp)
Ilustrasi: Simpan resep nasi goreng spesial untuk bekal makan siang ini. (Freepik/Jcomp)

PejuangKantoran.com - Dalam satu bulan untuk perseorangan, segini biaya katering pekerja migran dalam asrama di Singapura.

Kementerian Ketenagakerjaan Singapura atau MoM dalam informasi terkininya pada warta straitstimes.com edisi Senin 19 Februari 2024 membeberkan hasil pantauannya.

Pekerja migran dalam asrama adalah pekerja asing di Singapura yang tinggal di asrama atau dormitori khusus.

Asrama itu biasanya berbentuk apartemen, ada di berbagai lokasi misalnya Senoko Way, Kranji Road, dan Admiralty Road West.

Menurut MoM, pekerja migran dalam asrama atau dormitori itu merogoh dari kocek mereka uang antara 120 dollar Singapura sampai dengan 130 dollar Singapura per orang per bulan.

Dana sebesar itu ada dalam kisaran rupiah antara 1 juta 400 ribu rupiah hingga 1 juta 500 ribu rupiah.

"Makanan katering dari luar pesanan pekerja migran dalam asrama untuk makan pagi, makan siang, dan makan malam," kata MoM.

Pengelola asrama, kata MoM biasanya menyediakan fasilitas layanan makan harian juga.

"Tapi, di mata para pekerja migran, harga layanan makanan harian di asrama lebih mahal daripada harga makanan katering dari luar asrama," tutur MoM lagi.

Pekerja migran

Saat ini, MoM dalam kebijakannya menyasar para pengusaha katering yang melayani pekerja migran dalam asrama.

MoM meminta para pengusaha memberikan layanan higienis mulai dari mutu hingga penempatan makanan katering saat pengantaran di asrama.

Beberapa persoalan mengemuka karena pengantar makanan katering hanya meletakkan begitu saja makanan katering pesanan tersebut di shelter khusus asrama.

Makanan katering itu tidak terbungkus dengan rapi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X