PejuangKantoran.com - Empat bulan setelah mengumumkan PHK terhadap 17% karyawannya pada Desember 2023, Spotify menikmati keuntungan kuartalan sebesar $179 juta (sekitar Rp2,8 triliun) dalam tiga bulan pertama tahun 2024.
Ini berarti Spotify mengalami pertumbuhan pendapatan dua digit menjadi $3,8 miliar (sekitar Rp48 triliun) dalam prosesnya. Saham grup tersebut juga melonjak lebih dari 8% di New York setelah pasar dibuka pada Selasa (23/4/2024) pagi.
Baca Juga: 5 Pelanggaran yang Bikin Kamu Gagal Mengikuti Tes Online Tahap I Rekrutmen Bersama BUMN
Namun, ketika berbicara kepada para investor setelah merilis pendapatan terbarunya, CEO Spotify Daniel Ek mengakui terjadi hambatan untuk mencapai beberapa targetnya tahun ini.
Selain pertumbuhan tahun 2023 yang sangat sukses dibandingkan dengan dampak penurunan belanja pemasaran, Ek dan para eksekutifnya mengakui sangat sulit menggantikan 1.500 pekerja yang telah dipecat.
Pengurangan karyawan tersebut merupakan bagian dari upaya efisiensi yang agresif seiring dengan upaya grup tersebut untuk mendapatkan keuntungan.
Tetapi biaya untuk memberhentikan para karyawan tersebut mengalami dampak yang panjang, karena sebagian besar pekerja menerima paket pesangon selama lima bulan ketika mereka diberhentikan pada bulan Desember.
Baca Juga: Pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibjo Meninggal Dunia di Usia 96 Tahun
Jejak yang ditinggalkan oleh para karyawan tersebut ternyata lebih besar dari perkiraan Ek dan para eksekutifnya.
“Meskipun tidak ada keraguan bahwa ini adalah keputusan strategis yang tepat, namun hal ini justru mengganggu operasional kami sehari-hari lebih dari yang kami perkirakan,” kata Ek setelah merilis pendapatan kuartal 1 Spotify.
“Kami memerlukan waktu untuk menemukan pijakan, namun setelah lebih dari empat bulan masa transisi ini, saya rasa kami sudah kembali ke jalur yang benar.
“Dan saya berharap dapat terus meningkatkan eksekusi kami sepanjang tahun sehingga membawa kami ke posisi yang lebih baik dari sebelumnya.”
Baca Juga: Contoh Jawaban untuk Pertanyaan “Mengapa Kami Harus Menerima Kamu?” saat Wawancara Kerja
Ek tidak merinci aspek operasional apa saja yang paling terdampak akibat PHK tersebut.
Keputusan PHK yang tepat?
Artikel Terkait
Buat Kamu yang Mau Tinggal dan Kerja di Turki, Kini Ada Visa Digital Nomad Turkiye
Benarkah AI Bisa Ancam Tenaga Kerja Manusia dan Buat Lowongan Kerja Makin Sulit?
4 Tips dan Trik Lolos Ujian Seleksi dan Rekrutmen Bersama BUMN
Studi: Jangan Mager, Kelamaan Duduk Diam Tak Bergerak Buat Risiko Kematian Dini Lebih Tinggi
Kini Italia Punya Visa Digital Nomad, Cocok Buat Kamu yang Mau Kerja dari Italia Sambil Ngopi Cantik
Lowongan Magang untuk Posisi Bot Conversation Management di PT Traveloka Indonesia
7 Hal yang Harus Kamu Hindari pada Minggu Pertama Bekerja di Kantor yang Baru