Peneliti Kehilangan Gelar PhD Setelah Suami Jadi Peserta dalam Penelitian dan Memalsukan Data

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 1 Mei 2024 | 16:04 WIB
Ilustrasi: Ping Dong, mahasiswa doktoral di University of Toronto tahun 2012 hingga 2017, kehilangan gelar PhD-nya, dan tesisnya dinyatakan gagal karena melakukan pelanggaran. (Freepik)
Ilustrasi: Ping Dong, mahasiswa doktoral di University of Toronto tahun 2012 hingga 2017, kehilangan gelar PhD-nya, dan tesisnya dinyatakan gagal karena melakukan pelanggaran. (Freepik)

Ketika Zhong mengkonfrontasi Dong tentang kekhawatiran dalam makalah Psychological Science, dia (Dong) menyalahkan masalah pada "pengacakan yang tidak tepat, tetapi tidak bersalah," dalam proses pengumpulan data. Penjelasan itu disimpulkan oleh pengadilan sebagai "palsu".

Awal 2019, Zhong menerima email di mana Dong mengaku memalsukan data. Seorang juru bicara universitas mengkonfirmasi keberadaan email tersebut, meskipun menolak untuk merilis dokumen apa pun yang diserahkan pada sidang pengadilan.

Baca Juga: 4 Pertanyaan untuk Merespons Feedback Atasan saat Performance Reviews biar Nggak Bikin Demotivasi

Kelalaian University of  Toronto

Universitas mulai menyelidiki makalah tersebut pada tahun 2020 dan menemukan bahwa Dong telah memalsukan data untuk mendukung hipotesisnya. Namun, data itu sudah dihancurkan agar tidak terdeteksi.

Christian Unkelbach, editor Social Psychological and Personality Science dan Margo Monteith, mantan editor, mengatakan kepada Retraction Watch bahwa mereka menganggap ini "merupakan kelalaian University of Toronto jika mereka memiliki alasan untuk mencurigai adanya perilaku curang yang menyebabkan hasil penelitian Dong dkk. (2015)."

Dia menambahkan jika Zhong, atau orang lain yang disebutkan dalam temuan pengadilan, dapat memberikan bukti fabrikasi atau manipulasi data dalam makalah tersebut, jurnal tersebut akan mengambil tindakan untuk melindungi integritas catatan ilmiah.

Baca Juga: Fakta May Day atau Hari Buruh: Sejarah Jam Kerja Delapan Jam Sehari Alias 9 to 5

Menurut ringkasan kasus tersebut, Dong juga menggunakan gelar yang diperolehnya secara tidak benar untuk mendapatkan posisi tenure-track di Kellogg School of Management Northwestern University.

Posisi itu tiba-tiba ia tinggalkan kurang dari setahun setelah makalahnya di Psychological Science ditarik kembali. Selain dua pencabutan yang terkait dengan tesisnya, Dong juga memiliki dua penarikan tambahan dan satu koreksi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Retractionwatch.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X