Bekerja di Kantor Menjadi Batu Loncatan bagi Karyawan Pria agar Karir Lebih Cepat Naik

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 2 Mei 2024 | 19:36 WIB
Ilustrasi: Karyawan pria merasakan lebih banyak manfaat dengan bekerja di kantor dibandingkan karyawan perempuan. (Freepik)
Ilustrasi: Karyawan pria merasakan lebih banyak manfaat dengan bekerja di kantor dibandingkan karyawan perempuan. (Freepik)

Menurut penelitian McKinsey dan LeanIn.org, hambatan terbesar bagi kemajuan perempuan di tempat kerja terjadi pada awal promosi ke manajemen.

Laki-laki jauh lebih besar kemungkinannya untuk dipromosikan dari posisi awal menjadi manajer, dan kesenjangan awal ini juga menjelaskan mengapa jumlah perempuan yang menduduki posisi manajemen senior lebih sedikit.

Kemunduran karir awal di bagi perempuan ini sering disebut sebagai “anak tangga yang rusak” dalam jenjang karir perempuan.

Baca Juga: Nggak Siap Naik Jabatan? Begini Cara Menolaknya tanpa Terkesan Tidak Bersyukur

Survei AMA mengenai sistem kerja hybrid menunjukkan bahwa format kerja baru mungkin malah memperburuk kondisi yang ada, sehingga semakin memudahkan laki-laki muda untuk mendapatkan promosi pertama.

AMA menyarankan perusahaan yang mempunyai potensi untuk membuat perbedaan yang signifikan dengan memprioritaskan pengembangan dan pembinaan seluruh karyawannya, baik di dalam maupun di luar kantor.

“Mereka juga bertanggung jawab untuk mengenali, mengakui, dan menyesuaikan perubahan guna memastikan akses yang setara terhadap para pemimpin senior.

“Selain itu juga peluang pelatihan dan pendampingan yang setara terlepas dari format tempat kerja—jarak jauh, hybrid, atau di kantor,” tulis para peneliti.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X