PejuangKantoran.com - Saat pandemi Covid-19, orang dipaksa untuk diam di rumah. Begitu pandemi berlalu, mereka yang pada dasarnya suka travelling seolah ingin membalas dendam dengan travelling sepuasnya.
Laporan terbaru dari PMG Advertising Agency mengungkapkan bahwa 65% Gen Z dan 72% generasi milenial berencana menghabiskan lebih banyak uang untuk liburan tahun 2024 dibandingkan tahun 2023.
Untuk laporan “Travel in 2024: The New Traveler” tersebut, PMG mensurvei 1.800 pengguna internet berusia 18 tahun ke atas di AS, Inggris, India, Jerman, dan Tiongkok. Penelitian lapangan dilakukan mulai 1 hingga 13 Maret.
Baca Juga: Alasan Indonesia Tawarkan Kewarganegaraan Ganda untuk WNI yang Tinggal di Luar Negeri
Laporan PMG mengevaluasi metode perjalanan, frekuensi perjalanan, program loyalitas, sumber pemesanan, dan informasi terkait perjalanan lainnya.
“Ini tahun 2024, tapi masih ada rasa waktu yang hilang. Orang-orang menebus petualangan yang mereka tunda, (menemui) orang-orang yang belum pernah mereka lihat,” kata Shelina Taki, Head of Strategic Planning & Insights PMG.
Itu sebabnya, orang-orang marketing didorong untuk mengetahui cara memanfaatkan demografi ini, bagaimana mengamati perbedaan perjalanan pascapandemi, dan apa yang diinginkan konsumen saat membuat rencana perjalanan.
Menyelami budaya lokal
Sebelum pandemi, merencanakan setiap aspek liburan dengan cermat adalah hal yang biasa. Kini, 42% wisatawan cenderung lebih spontan. Laporan PMG juga menyebutkan demikian:
• 44% konsumen memulai persiapan perjalanan satu hingga tiga bulan sebelumnya.
• 24% konsumen memulai persiapan perjalanan empat hingga enam bulan sebelumnya.
• 19% konsumen memulai persiapan perjalanan satu bulan sebelumnya.
Baca Juga: Gen Global, Generasi Pekerja Terbaru yang Menyasar Fleksibilitas dan Gaji di Perusahaan Global
Nilai-nilai perjalanan juga mengalami transformasi dalam beberapa tahun terakhir. Misalnya, Generasi Boomer mengutamakan perjalanan untuk menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga.
Sedangkan Gen Z, Gen X, dan generasi milenial memanfaatkan perjalanan sebagai sarana relaksasi.
Wisatawan muda juga tertarik pada aspek budaya, di mana motivasi utama 50% wisatawan Gen Z adalah menyelami budaya lokal.
Eropa Barat adalah tujuan wisata terencana paling populer, di mana 43% wisatawan menyatakan berencana bepergian ke sana tahun ini. Amerika Utara menjadi tujuan terpopuler kedua (39%) diikuti oleh Asia Tenggara (25%).
Artikel Terkait
5 Manfaat Personal Branding untuk Karir Kamu, Bukan Sekadar supaya Bisa Tampil Beda!
Hati-hati Pakai Pengharum Ruangan, Bisa Memicu Masalah Iritasi hingga Peradangan!
DailySocial PHK Seluruh Karyawan, dan Umumkan Perusahaan Riset dan Konsultasi Berbasis AI
Putri Rajwa Al Hussein dari Yordania, Arsitek Lulusan New York dan Sempat Bekerja di Los Angeles
Heboh "Pemangkasan" Jumlah Bandara Internasional di Indonesia, dari 34 Kini Tersisa 17!
6 Perilaku yang Harus Dihindari Agar Kamu Semakin Dikagumi Seiring Bertambahnya Usia
Flow State, Kondisi saat Kamu Benar-benar Fokus dan Produktif hingga Waktu Tak Terasa Berlalu