TikTok juga akan membubarkan tim operasi pengguna globalnya, yang menangani dukungan dan komunikasi pengguna.
Karyawan yang tersisa akan dipindahkan ke tim perusahaan lainnya, seperti tim trust and safety, pemasaran, serta konten dan produk.
Pada tahun 2023, 7.000 karyawan TikTok berbasis di AS, meskipun PHK diperkirakan akan terjadi dalam skala global.
Baca Juga: UKT Mahal, Prabowo Janji Ringankan Biaya Kuliah di Indonesia
Saat itu, aplikasi yang 41% penggunanya berusia antara 16 dan 24 tahun itu juga melaporkan bahwa mereka memiliki 150 juta pengguna di Amerika.
Bukan itu saja. Menurut laporan Financial Times, sekitar 80% dari pendapatan TikTok senilai $20 miliar pada tahun 2023 berasal dari AS.
Artikel Terkait
Sinopsis How To Make Millions Before Grandma Dies: Family is Calling!
4 Hal Tidak Terduga yang Biasa Terjadi pada Tahun Pertama Menjalankan Bisnis Sendiri
Program Magang Bersertifikat Kebudayaan di Ditjen Kebudayaan Dibuka Lagi, Simak Cara Mendaftarnya!
10 Kata Kunci yang Tidak Berguna Lagi di Profil LinkedIn dan Sebaiknya Diganti Saja
Mengapa Candi Borobudur Jadi Tujuan Peziarah dari Asia Tenggara saat Hari Raya Waisak?
23 Mei 2024 Hari Apa? Ini Penjelasannya
Apakah Turbulensi yang Terjadi Selama Penerbangan akan Membahayakan Pesawat?