Menara Turyapada Setinggi 115 Meter di akan Segera Menjadi Tujuan Wisata Baru di Bali

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 20 Juni 2024 | 17:55 WIB
Menara Turyapada yang terletak di Kabupaten Buleleng, Bali, diharapkan akan segara menjadi tujuan wisata baru. (Hutamakarya.com)
Menara Turyapada yang terletak di Kabupaten Buleleng, Bali, diharapkan akan segara menjadi tujuan wisata baru. (Hutamakarya.com)

PejuangKantoran.com - Pembangunan besar-besaran terus terjadi di Bali. Setelah Icon Bali Mall, yang disebut-sebut sebagai mall terbesar di Asia Tenggara, resmi dibuka di Bali, Kamis (6/6/2024) lalu, kini menara setinggi 115 meter siap dibuka untuk publik.

Menara Komunikasi Kerthi Bali Turyapada, yang terletak di Kabupaten Buleleng, Bali, dikabarkan telah selesai 98%. Meskipun dirancang sebagai menara transmisi pertama dan terpenting, menara ini diharapkan akan menjadi tujuan wisata tersendiri.

Menara Turyapada, yang pembangunannya menelan biaya Rp 418 miliar, akan digunakan sebagai pemancar siaran televisi digital, telekomunikasi, internet, dan komunikasi radio.

Baca Juga: Nvidia Kalahkan Microsoft dalam Kapitalisasi Pasar untuk Menjadi Perusahaan Paling Bernilai

Menara ini akan memerangi zona hitam konektivitas di Kabupaten Karangasem, Kabupaten Buleleng, dan Kabupaten Jembrana.

Para pemimpin pariwisata di Bali berharap menara ini akan menjadi objek wisata sepopuler Menara Eiffel setinggi 300 meter di Paris, dan Menara Tokyo setinggi 332 meter di Tokyo.

Menara Turyapada akan menampilkan planetarium, skywalk, restoran berputar 360 derajat, dan jembatan kaca.

Menurut tim pengembangan aspek pariwisata proyek Menara Turyapada, lokasi tersebut juga dirancang ramah lingkungan karena berisi taman bunga dan buah-buahan, area bermain anak, glamping, flying fox, outlet usaha mikro, kecil, dan menengah, dan restoran.

Para pemimpin memprediksi menara ini akan segera menjadi populer di kalangan wisatawan, sehingga mereka telah memfasilitasi tempat parkir seluas satu hektar dan gondola yang menyediakan layanan antar-jemput gratis sepanjang rute 1,4 km dari area parkir ke menara itu sendiri.

Menurut mantan Gubernur Bali, I Wayan Koster, pada tahun 2022, pembangunan proyek tersebut merupakan salah satu janji pemilunya yang telah membuahkan hasil.

“Pembangunan menara ini merupakan pemenuhan janji politik saya pada pemilu 2018. Saya berjanji akan membangun menara biasa yang bisa menutupi jangkauan siaran televisi di Buleleng,” ujar Gubernur Bali periode 2018-2023 itu.

Baca Juga: Eno, Film Dokumenter Generatif tentang Musisi Brian Eno yang Dibuat Menggunakan AI

“Tanpa bantuan parabola, masyarakat Buleleng tidak bisa menikmati siaran televisi. Kini yang dibangun bukanlah menara biasa.

“Namun, menara ini juga bisa dijadikan tujuan wisata. Bahkan sampai Karangasem dan Jembrana,” tukasnya.

Menara Turyapada akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti wisata konvensi, laboratorium pendidikan, dan museum budaya yang akan menampilkan teknologi yang diciptakan dan diadopsi pada setiap era peradaban di pulau tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Bali Sun

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X