Negara-negara Eropa Terbaik untuk Penutur Bahasa Inggris, Aman buat yang Nggak Paham Bahasa Lokal

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 29 Juli 2024 | 21:08 WIB
Menurut penelitian English Proficiency Index, negara kincir angin ini merupakan salah satu dari negara terbaik di Eropa dengan penutur bahasa Inggris.  (Pixabay/Helenjank  )
Menurut penelitian English Proficiency Index, negara kincir angin ini merupakan salah satu dari negara terbaik di Eropa dengan penutur bahasa Inggris. (Pixabay/Helenjank )

Sayangnya dari negara-negara Eropa, Italia berada di posisi terendah. Jadi kalau kamu ingin pindah ke sana, ada baiknya kamu les Bahasa Italia dulu.

Negara Eropa terburuk untuk penutur Bahasa Inggris

Pada 2018, EF juga membuat English Proficiency Index untuk membandingkan level bahasa Inggris di antara penutur non-asli di 88 negara di seluruh dunia.

Baca Juga: Apa Itu Performance Improvement Plan, dan Kapan Rencana Peningkatan Kinerja Diperlukan?

Indeks yang disusun dengan menguji 1,3 juta penutur bahasa Inggris non-asli itu menemukan, orang Prancis paling tidak cakap berbahasa Inggris dibandingkan negara-negara Uni Eropa lainnya.

Negara tersebut diberi peringkat ke-35 secara keseluruhan dan ditempatkan dalam kelompok "Moderate Proficiency” atau kecakapan sedang.

English Proficiency Index mengkategorikan negara-negara dalam lima tingkat. Tingkat-tingkat tersebut berkisar dari "Very High Proficiency", di mana orang dapat menggunakan bahasa yang bernuansa, membaca teks tingkat lanjut dengan mudah, dan menegosiasikan kontrak dengan penutur asli bahasa Inggris.

Level terendah adalah “Very Low Proficiency”, di mana orang-orang hanya mampu memperkenalkan diri secara sederhana, memahami tanda-tanda sederhana, dan memberikan arahan dasar.

Yang termasuk dalam kelompok Moderate Proficiency bersama Prancis dan berada di posisi terbawah dari semua negara Uni Eropa adalah Italia dan Spanyol.

Prancis dan Italia sama-sama telah meningkatkan level kecakapan bahasa Inggris mereka sejak tahun 2017, sementara Spanyol justru menurun levelnya.

Baca Juga: Benarkah Performance-Improvement Plan Dilakukan untuk Menyingkirkan Karyawan yang Tidak Diinginkan?

Secara keseluruhan, keterampilan bahasa Inggris lebih kuat di Eropa dibandingkan wilayah lain di dunia. Tetapi, Education First menekankan bahwa level kecakapannya sangat bervariasi di benua tersebut.

"Tiga ekonomi terbesar di benua itu — Spanyol, Italia, dan Prancis — memiliki kekurangan keterampilan bahasa Inggris yang terus-menerus, sementara negara-negara di Eropa utara menempati enam dari 10 posisi teratas dalam indeks tersebut," katanya.

Dalam English Proficiency Index 2023, ternyata ketiga negara tersebut masih di kategori Moderate Proficiency. Namun urutan negara Eropa dengan level Bahasa Inggris teratas menjadi Georgia, Belarus, Spanyol, Italia, Moldova, Prancis, dan Ukraina.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: EuroNews, EF

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X