PejuangKantoran.com - Keinginan untuk belajar atau bekerja sambil tinggal di luar negeri saat ini semakin menggoda.
Namun meskipun kamu begitu ingin bisa tinggal di Prancis, Jerman, Swiss, Jepang, atau Korea, bayangan akan bahasa pengantarnya yang bukan bahasa Inggris membuat kamu ragu untuk segera membuat keputusan.
Padahal di beberapa negara Eropa, penguasaan bahasa lokal menjadi syarat utama untuk mengajukan permohonan izin tinggal.
Baca Juga: 32 Atlet Breakdance akan Bertanding di Cabang Olahraga Dance Sport di Olimpiade Paris 2024
Tahun 2024, misalnya, Prancis mengumumkan perubahan pada undang-undang imigrasi termasuk meningkatkan persyaratan bahasa.
Mengajukan permohonan kartu izin tinggal untuk jangka panjang sekarang ini berarti pemohon harus menunjukkan level bahasa Prancis yang lebih tinggi dari sebelumnya.
Ada nggak sih, negara-negara Eropa yang ramah untuk penutur Bahasa Inggris?
Negara terbaik di Eropa untuk penutur bahasa Inggris
Di sejumlah negara di Eropa, bahasa Inggris ternyata digunakan secara luas. Artinya, bahasa Inggris juga digunakan sebagai bahasa percakapan oleh sebagian besar masyarakatnya.
English Proficiency Index (Indeks Kecakapan Bahasa Inggris) yang dirilis oleh lembaga pendidikan global Education First (EF) mengungkap negara-negara terbaik di Eropa untuk penutur bahasa Inggris.
Baca Juga: Siapa Mau Jadi PNS di Sekretariat PBB, Yuk Daftar UN Young Professionals Program (YPP) 2024
EF mengumpulkan hasil tes bahasa Inggris dari 2 juta orang di seluruh dunia, termasuk dari 35 negara Eropa, untuk membuat klasifikasi mereka. Setiap negara menerima peringkat dari 800 poin.
Negara-negara Eropa menempati delapan tempat dalam 10 negara teratas EF untuk penutur bahasa Inggris. Dari indeks tersebut terungkap pula bahwa negara-negara Eropa Utara memiliki keterampilan bahasa Inggris terbaik.
Kroasia berhasil mencapai nomor 10, tetapi negara-negara Eropa Utara mendominasi peringkat. Finlandia dan Swedia berada di posisi ke-9 dan ke-8, sementara Denmark berada di posisi ketiga.
Di posisi kedua ada Austria, sedangkan posisi teratas ditempati oleh Belanda, di mana 91 - 93% warga Belanda mengatakan mampu bercakap-cakap dalam bahasa Inggris.
Artikel Terkait
Usai Diakuisisi Bank OCBC NISP, Karyawan Bank Commonwealth Kena PHK atau Pindah ke OCBC?
5 Aktivitas Seru untuk Hilangkan Penat Pekerjaan Saat Weekend
Ini 20 Negara yang Punya Work-Life Balance Terbaik di Dunia
Hyundai Gandeng Bluebird Bawa Unit Khusus Kona Electric untuk Beroperasi di IKN Nusantara
Erina Gudono Diterima di Program Master University of Pennsylvania, yang Termasuk Kampus Ivy League
CEO Levi Strauss Bocorkan Rahasia Seberapa Sering Sebaiknya Kamu Mencuci Celana Jeans
Gelar Ekshibisi di Paris, Tekad Prabowo Bawa Pencak Silat Masuk Olimpiade