15.000 Karyawan Terdampak PHK di Intel, CEO: “Hari-Hari Menyakitkan tetapi Lebih Sulit akan Datang”

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 6 Agustus 2024 | 22:15 WIB
Perusahaan pembuat chip Intel baru saja mengumumkan akan mengurangi lebih dari 15.000 karyawannya.  (Intel.com)
Perusahaan pembuat chip Intel baru saja mengumumkan akan mengurangi lebih dari 15.000 karyawannya. (Intel.com)

PejuangKantoran.com - Perusahaan pembuat chip Intel baru saja mengumumkan akan mengurangi lebih dari 15 persen karyawannya.

Keputusan ini merupakan bagian dari rencana penghematan biaya senilai $10 miliar untuk tahun 2025, yang berarti pengurangan jumlah karyawan lebih dari 15.000 orang.

Dalam memo kepada semua karyawan, CEO Intel Pat Gelsinger memberi tahu bahwa perusahaan memangkas pekerjaan untuk menghemat uang dan mengurangi biaya.

Baca Juga: Perempuan yang Media Sosialnya Di-Private dan Jarang Posting Biasanya Memiliki 8 Ciri Ini

Perusahaan juga mengumumkan akan meningkatkan penawaran pensiun untuk karyawan yang memenuhi syarat, dan menawarkan program aplikasi untuk pengunduran diri sukarela minggu depan.

Rencana berikutnya, Intel akan mengurangi pengeluaran R&D dan pemasarannya hingga miliaran setiap tahun hingga tahun 2026. Kemudian mengurangi belanja modal lebih dari 20 persen tahun ini.

Selain itu juga akan merestrukturisasi untuk menghentikan pekerjaan yang tidak penting, dan akan meninjau semua proyek dan peralatan aktif untuk memastikan tidak menghabiskan terlalu banyak.

"Ini berita yang menyakitkan untuk dibagikan. Saya tahu akan lebih sulit bagi Anda untuk membacanya.

"Ini adalah hari yang sangat berat bagi Intel karena kami tengah membuat beberapa perubahan paling penting dalam sejarah perusahaan kami,” ujar Pat Gelsinger.

Biaya Intel terlalu tinggi, margin terlalu rendah, katanya, seraya menegaskan,

Baca Juga: 4 Alasan Mengapa Atlet Bisa Menjadi Karyawan yang Lebih Baik, Lihat Saja Buktinya!

“Kami perlu tindakan yang lebih berani untuk mengatasi keduanya –terutama mengingat hasil keuangan dan prospek kami untuk paruh kedua tahun 2024, yang lebih sulit dari yang diperkirakan sebelumnya.”

Kepada para karyawan, Pat Gelsinger mengatakan bahwa keputusan-keputusan tersebut merupakan hal tersulit yang pernah ia lakukan dalam karirnya.

“Janji saya kepada Anda adalah bahwa kami akan memprioritaskan budaya kejujuran, transparansi, dan rasa hormat dalam minggu-minggu dan bulan-bulan mendatang," tegasnya.

Selanjutnya Pat berkata, “Saya percaya bahwa cara kami menerapkan perubahan ini sama pentingnya dengan perubahan itu sendiri, dan kami akan mematuhi nilai-nilai Intel selama proses ini.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Verge, Hindustan Times

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X