Bertemu PM Australia, Prabowo Perbarui Perjanjian Pertahanan untuk Memperluas Latihan Militer Bersama

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 20 Agustus 2024 | 21:50 WIB
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertemu PM Australia Anthony Albanese usai melakukan pertemuan di Canberra, Australia, Selasa (20/8/2024).
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertemu PM Australia Anthony Albanese usai melakukan pertemuan di Canberra, Australia, Selasa (20/8/2024).

PejuangKantoran.com - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertolak ke Canberra, Australia, Selasa (20/8/2024) untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Wakil Perdana Menteri Australia yang juga Menteri Pertahanan Richard Marles.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan Albanese membahas kerja sama pertahanan kedua negara. Albanese berharap, Indonesia dan Australia dapat terus membangun persahabatan dan melanjutkan hubungan yang kuat yang sudah ia miliki dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia juga meyakini langkah-langkah kerja sama sebagai fondasi hubungan ekonomi antara kedua negara yang telah dilalui bersama Jokowi akan dilanjutkan dalam pemerintahan Prabowo.

Baca Juga: Kesempatan untuk Jadi Diplomat: Kemenlu Buka Seleksi CPNS 2024 untuk 100 Formasi

Secara khusus kedua pihak juga akan memperbarui kerja sama dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama Pertahanan "The Defence Cooperation Agreement" (DCA), untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

"Kami telah berprogres dengan baik untuk DCA. Kami telah meluruskan kedua negara sejumlah detail terkait urusan legal, yang menurut saya, hasilnya baik," ujar Prabowo.

Perjanjian yang bersejarah itu dinilai akan memperkuat kerja sama pertahanan RI dan Australia melalui dialog, interoperabilitas yang kuat, dan peningkatan praktik-praktik di lapangan.

“Ini akan menjadi acuan yang vital bagi dua negara dan stabilitas di kawasan," kata PM Albanese.

Rampungnya perundingan perjanjian pertahanan yang baru itu kelak akan membuka jalan bagi dua negara untuk memperluas latihan militer bersama, timpal Menteri Pertahanan Richard Marles.

"Ke depan Australia dan Indonesia akan bekerja sama lebih erat daripada sebelumnya dan memperluas cakupan dan kompleksitas latihan bersama saat kita mengatasi tantangan regional bersama,” jelasnya.

Baca Juga: Cara Merespons Undangan Wawancara dari Perusahaan Impian setelah Kamu Diterima di Tempat Lain

Ucapan selamat

Sementara itu, PM Albanese mengatakan bahwa pihaknya akan menghadiri pelantikan Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih periode 2024-2029, 20 Oktober mendatang.

"Saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda, Presiden terpilih Prabowo, untuk menghadiri pelantikan Anda pada Oktober mendatang. Tidak ada hubungan yang lebih penting daripada hubungan antara dua negara besar kita," ungkapnya.

Albanese mengaku telah memberikan ucapan selamat kepada Prabowo atas kemenangan pemilihan presiden (pilpres), dan sangat menghormati kedatangan Prabowo ke Australia sebagai presiden terpilih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X