Dilansir dari Kompas.com, Deputi BMKG Guswanto mengatakan bahwa fenomena equinox tidak menyebabkan suhu panas atau peningkatan suhu lingkungan secara drastis.
Panas lebih terik terjadi karena sinar matahari menyorot lebih optimal dan tidak ada tutupan awan seperti hari lainnya. Nihilnya tutupan awan inilah juga yang menyebabkan cuaca lebih terasa terik.
Baca Juga: Tulang Belulang Tulang Angkat Cerita Tentang Harkat Diri Keluarga Melalui Balutan Tradisi Batak
Namun, itu bukan berarti suhu akan mengalami peningkatan. Hal itu ditegaskan lagi oleh Subkoordinator Hubungan Pers dan Media BMKG, Dwi Rini Endra Sari, seperti yang dikutip dari KompasTV.
Menurutnya, meski equinox dapat menyebabkan peningkatan suhu di Indonesia, tetapi dampaknya tidak terlalu signifikan.
Tidak seperti gelombang panas atau heat wave yang dapat mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis.
"Ya, mungkin peningkatan suhu. Cuma tidak terlalu signifikan seperti yang terjadi di Afrika, Timur Tengah," ujarnya.
Lagipula, peningkatan atau penurunan suhu harus diukur menggunakan termometer. Tidak boleh berdasarkan rasa atau feel-like temperature.
Ini adalah istilah untuk menggambarkan sensasi suhu yang dirasakan manusia, seperti lebih panas atau gerah.
Baca Juga: Pro dan Kontra Membajak Karyawan dari Perusahaan Kompetitor, Siapa Paling Diuntungkan?
Tak perlu panik!
Karena fenomena Equinox tak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis maupun ekstrem, maka BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu mengkhawatirkan dampaknya yang tidak berbahaya.
Selain itu, masyarakat juga tidak perlu panik dengan suhu panas saat fenomena ini terjadi karena tidak berdampak pada kesehatan.
Pastikan saja kamu cukup minum air putih agar tidak dehidrasi dan jika bisa menghindari aktivitas di luar ruangan terlalu lama.
Namun, selain itu tak perlu panik menghadapi fenomena Equinox terakhir di Indonesia tahun ini. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Berapa Anggaran PON Aceh-Sumut 2024 Dibandingkan PON Papua 2020 yang Mencapai 10 T?
40% Gen Z Merasa Tidak Membutuhkan Gelar Sarjana untuk Memiliki Karir yang Sukses
PUMA Speedcat: Sneakers Favorit untuk Gaya Kantor yang Keren
Demon Slayer Memimpin Peringkat Anime Terpopuler 2024
Pilot Susi Air Sudah Dibebaskan, Intip Gaji Pilot Di Indonesia Per Bulan
Menparekraf Sandiaga Uno Luncurkan Paket Wisata 3B. Apa Yang Dijanjikan?
Overtourism, Wisatawan Membludak Tak Selalu Menjadi Kabar Baik. Ini Dampak dan Solusinya