Melalui program Desa BRILiaN, Keripik Ubi Jalar Kini Jadi Produk Unggulan Kubu Raya

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 23 Oktober 2024 | 22:02 WIB
Keripik Ubi Jalar khas Kubu Raya, Kalimantan Barat, merupakan pelaku UMKM binaan BRI. (BRI)
Keripik Ubi Jalar khas Kubu Raya, Kalimantan Barat, merupakan pelaku UMKM binaan BRI. (BRI)

PejuangKantoran.com - Menjadi pelaku usaha memang harus cerdik menyiasati situasi yang merugikan jadi menguntungkan. Lihatlah Sayat, salah satu pelaku UMKM binaan BRI dari Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Bermula dari harga ubi jalar yang terus menurun, para pelaku UMKM berinisiatif mengolah produk mentah menjadi camilan bernilai tinggi untuk menciptakan nilai tambah.

Sayat pun menghasilkan Keripik Ubi Jalar, inovasi lokal yang memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di daerah Kubu Raya. Produk keripik berbahan baku ubi jalar dibanderol Rp10.000 per kemasan.

Baca Juga: Bingung Memilih Sarapan Sebelum Atau Sesudah Olah Raga? Berikut Ini Saran dan Panduannya!

Keripik Ubi Jalar kini menjadi produk unggulan dari Kabupaten Kubu Raya. Produk tersebut merupakan bagian dari Program Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) dalam Bazaar UMKM BRILiaN yang diikuti Sayat.

Kemudahan transaksi melalui BRImo

Bazaar UMKM BRILiaN yang diadakan di Area Taman BRI, Jakarta, Jumat (18/10/2024) lalu, merupakan bentuk dukungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam mendorong pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

Dengan pendampingan dan pembiayaan dari BRI, para pelaku UMKM mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta memberdayakan masyarakat lokal, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang berperan dalam proses produksi.

UMKM Keripik Ubi Jalar Kubu Raya juga merasakan manfaat dari program Desa BRILiaN yang memberikan mereka akses pasar yang lebih luas melalui platform digital dan dukungan pemasaran yang diberikan oleh BRI.

“Dukungan tersebut tidak hanya berupa pembiayaan, tetapi juga kemudahan transaksi melalui BRImo dan sistem pembayaran digital berbasis QRIS, yang membantu memperlancar operasional bisnis.

Baca Juga: Wajib Menyusun Itinerary Sebelum Liburan, Berikut Ini Langkah-Langkahnya Supaya Liburan Aman & Nyaman

“Mantri pendamping juga secara aktif memberikan edukasi mengenai kemudahan dan pentingnya melakukan transaksi secara digital,” ujar Sayat.

“Alhamdulillah sampai saat ini kami didampingi oleh BRI, khususnya mantri untuk bisa mendapatkan link promosi dan penjualan produk kami,” ujar Sayat.

Sayat berharap BRI dapat terus menjadi mitra UMKM Indonesia. “Harapannya BRI dapat terus menjalin sinergi dengan kami pelaku usaha di desa,” jelasnya.

Komitmen BRI dalam memberikan pendampingan yang komprehensif kepada pelaku UMKM juga terlihat dari penyelenggaraan Bazaar UMKM BRILiaN, sekaligus untuk memperkenalkan produk-produk Klaster UMKM kepada masyarakat luas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X