Pejuangkantoran.com – Environmental Social Governance (ESG) adalah standar atau pedoman yang digunakan perusahaan dalam menjalankan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development. Fungsi dari ESG adalah untuk mengukur dampak atau menjadi parameter dalam pembangunan yang dilaksanakan perusahaan.
Standar ESG didefinisikan sebagai konsep yang mengedepankan kegiatan pembangunan/investasi/bisnis yang berkelanjutan dengan tiga faktor utama, yaitu lingkungan (environment), masyarakat atau (social), dan tata kelola (governance).
Artinya, ketika sebuah perusahaan sudah menjalankan kegiatan bisnisnya dengan mempertimbangkan tiga faktor tersebut dengan baik, maka perusahaan tersebut telah menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan.
Skor ESG PT Bank rakya Indonesia (Persero) Tbk pada tahun 2024 inia dalah 75. Angka ini didapatkan dari penilaian Corporate Sustainability Assessment (CSA) tahunan oleh S&P Global.
Tahun 2023, BRI mencatat peningkatan skor signifikan dari 63. Artinya, tahun 2024 ini kegiatan bisnis bekerlanjutan dari BRI mengalami peningkatan.
Dengan pencapaian skor ESG sebesar 75 tersebut, BRI berhasil menembus peringkat 5 persen teratas di sektor perbankan global, sekaligus menjadi pemimpin dalam industri perbankan Indonesia di bidang keuangan berkelanjutan.
Baca Juga: Lewat Pelatihan Ekspor UMKM Binaan BRI, Pengusaha Kecil Makin Pede Masuk Pasar Global
Dalam melakukan asesmen, S&P Global ESG Scores menggunakan data perusahaan yang tersedia secara publik, ditambah dengan data maupun dokumen yang disampaikan oleh perusahaan.
S&P Global menilai BRI memiliki ketersediaan data publikasi yang sangat tinggi, mencapai 95% dari persyaratan yang ditetapkan.
Penilaian Corporate Sustainability Assessment (CSA) oleh S&P Global terhadap BRI menunjukkan bahwa kontribusi terbesar terhadap skor ESG berasal dari dimensi Tata Kelola dan Ekonomi, diikuti oleh dimensi Sosial dan Lingkungan. Peningkatan skor yang signifikan didorong oleh berbagai inisiatif dan program kerja yang dilakukan BRI, antara lain mengidentifikasi risiko yang timbul terkait perubahan iklim, penguatan tata kelola cybersecurity, dan juga peningkatan inklusi keuangan.
Pencapaian skor ESG yang tinggi bukanlan akhir dari sebuah perjalanan. Menurut Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto, ini merupakan upaya berkelanjutan untuk memastikan mereka tetap berada di jalur yang benar dan memenuhi standar internasional.
“Pentingnya transparansi dalam laporan ESG ini perlu dilakukan karena masih banyak pihak yang baru mengenal ESG, sehingga sering kali hanya melihat hasil akhir tanpa memahami proses yang mendasarinya,” imbuhnya.
Baca Juga: Awalnya Susah Menarik Pelanggan, Kini AgenBRILink di Situbondo Dipercaya Jadi Bank Mini BRI
Perjalanan menuju pencapaian skor ESG yang tinggi bukanlah hal yang mudah. Perlu usaha dan perbaikan berkelanjutan. Oleh karena itu, untuk menunjukkan komitmen terhadap prinsip ESG, BRI selalu berusaha memberikan laporan yang jelas dan akurat.
Artikel Terkait
BRI Peduli Gercep Salurkan Bantuan untuk Korban Letusan Gunung Lewotobi Laki Laki
BRI Mendukung Profesionalisme & Peningkatan Kompetensi Jurnalis Lewat BRI Fellowship Journalism 2025
BRI Kurangi Kantor, Fokus pada AgenBRILink untuk Dorong Inklusi Keuangan
Awalnya Susah Menarik Pelanggan, Kini AgenBRILink di Situbondo Dipercaya Jadi Bank Mini BRI