Pejuangkantoran.com — Tingkat penetrasi digital/internet di Indonesia luar biasa pesat. Tahun 2024 saja, penetrasi digital di Indonesia meningkat 1,4% dari tahun 2023. Saat ini penetrasi digital/internet di Indonesia tercatat 79,5% atau 221.563.479 jiwa dari total penduduka Indonesia yag 278.696.200 jiwa.
Salah satu yang memanfaatkan perkembangan teknologi ini adalah perbankan. Adaptasi digital dunia perbankan sudah menjadi langkah yang harus ditempuh.
Ini karena banyak manfaat dari digital banking. Dengan digital banking maka transaksi keuangan jadi lebih mudah, meningkatkan inklusi keuangan, memudahkan mendapatkan modal usaha, mempercepat perputaran ekonomi, membantu UMKM, membantu perusahaan keuangan, dan meningkatkan ketepatan sasaran penerima pinjaman dan subsidi.
Dalam adaptasi ini PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) salah satunya menerapkan strategi hybrid bank. Hybrid bank adalah perpaduan layanan fisik dan digital untuk melayani segmen nasabah BRI yang beragam dan memudahkan aktivitas kehidupan masyarakat Indonesia melalui fitur-fitur-nya.
Masyarakat juga dapat melakukan pembelian asuransi mikro, tarik tunai, setor tunai, pembelian pulsa pembelian voucher permainan, serta melayani kebutuhan perjalanan dengan layanan pembelian tiket bus, shuttle hingga kapal ferry.
Hybrid bank ini menjadi salah satu kunci keberhasilan AgenBRILink. Sebagaimana diketahui, AgenBRILink menyediakan layanan keuangan bagi masyarakat Indonesia, dan tersebar hingga di daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal).
Baca Juga: Menjelang Libur Nataru 2024 Ini BRI Hadirkan Berbagai Kemudahan Top Up BRIZZI Sebagai Solusi
Keberadaan Agen BRILink yang tersebar di daerah 3T ini adalah komitmen BRI untuk menghadirkan layanan keuangan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata di seluruh Indonesia.
Tak hanya memberikan layanan perbankan kepada masyarakat, AgenBRILink juga nyatanya telah menjadi kontributor penting dalam pendapatan non-bunga (fee based income) BRI. Sampai akhir November 2024, FBI yang dihasilkan AgenBRILink mencapai Rp1,47 triliun, menunjukkan potensi besar layanan ini dalam mendukung kinerja keuangan perseroan.
Momen libur Nataru
Momen libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 ini BRI menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kepada nasabah. BRI akan memastikan jaringan AgenBRILink tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan finansial nasabah, terutama di wilayah yang jauh dari kantor cabang.
Senior Executive Vice President (SEVP) Ultra Mikro BRI M. Candra Utama menyampaikan momentum Nataru yang dapat menjadi katalis positif bagi aktivitas keuangan masyarakat, tak hanya itu momen tersebut juga diyakini akan makin memperkuat posisi AgenBRILink sebagai salah satu solusi keuangan inklusif unggulan di Indonesia.
Baca Juga: Bukti Komitmen Dalam Memanfaatkan Teknologi, BRI Raih Prestasi di Digital Banking Awards 2024
Artikel Terkait
Kemitraan BRILink Bantu Mantan Karyawan Minimarket Ini Sukses Punya Toko Sendiri
Petani di Kawasan Perkebunan Kelapa Sawit Makin Terjangkau Layanan Perbankan berkat Agen BRILink
Akses Kredit BRI untuk Sektor Pertanian Jadi Kunci Ketahanan Pangan agar Keluar dari Middle Income Trap
BRI Dan KUR Rp175,66 Triliun: Langkah Besar Menuju Ekonomi Kerakyatan yang Maju
BRI Dukung Ekosistem Digital UMKM dengan Program QRIS UMI Tanpa Biaya MDR
Artificial Intellegence atau AI di BRI Tidak Menggantikan Manusia Tapi Membantu Manusia Tingkatkan Produktifitas
3 Langkah Strategis BRI dan Holding Ultra Mikro agar Sertifikasi BPOM Tingkatkan Daya Saing UMKM