PejuangKantoran.com - Bagi kamu yang merasa ada sesuatu yang aneh dengan feed Instagram akhir-akhir ini, kamu tidak sendirian.
Media sosial tersebut tengah melakukan pembaruan yang mulai diluncurkan secara resmi ke lebih banyak pengguna. Hal itu terlihat dari perubahan pada ukuran kotak persegi yang ada di feed Instagram.
Hanya saja, respons terhadap ukuran feed Instagram yang vertikal ini ternyata tidak disukai oleh kebanyakan pengguna.
Baca Juga: 4 Film dari Rumah Produksi Prilly Latuconsina yang Bakal Tayang 2025, Pemainnya Nggak Kaleng-kaleng!
Alasan Instagram mengubahnya
Sebenarnya, pembaruan ini tidak sepenuhnya tiba-tiba. Instagram sudah memperkenalkan ide ini sejak 2022, ketika insinyur Alessandro Paluzzi pertama kali mengisyaratkan perubahan pada X.
Baru pada Agustus 2024, platform ini secara resmi mulai menguji coba kisi-kisi persegi panjang pada pengguna tertentu. Memasuki 2025, pembaruan ini telah diimplementasikan secara luas, yang mengubah tampilan profil di mana-mana.
Menurut Kepala Instagram, Adam Mosseri, perubahan ini sudah lama ditunggu-tunggu.
“Sebagian besar unggahan ke Instagram saat ini adalah vertikal. Baik itu 4x3 dalam foto atau 9x16 dalam video. Mengubahnya menjadi persegi cukup brutal. Jadi, saya berharap kami dapat menemukan cara untuk mengelola transisi ini,” jelasnya.
Dengan perubahan ukuran feed Instagram yang membuat foto dan video menjadi vertikal, tidak akan ada lagi yang terpotong karena menyesuaikan rasio ukuran persegi.
Baca Juga: BRI Targetkan Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp2,92 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah
Ukuran terbaru foto dan video di Instagram
Sebelumnya, Instagram telah memperkenalkan rasio aspek persegi panjang yang serupa untuk tab Reels, sehingga perubahan ini selaras dengan langkah mereka untuk memprioritaskan konten video dan vertikal.
Dengan adanya perubahan terbaru pada 2025, ukuran feed Instagram yang baru saat ini (foto dan video) adalah sebagai berikut:
- Instagram Story dan Reels dengan rasio 9:16
- Feed Instagram dengan rasio 4:5
- Feed Instagram dengan rasio 3:4
Artikel Terkait
Meski Membantu, AI Juga Bisa Merugikan Pencari Kerja. HR Makin Sudah Dapat Calon Karyawan!
Potensi Karyawan Boomerang yang Bisa Jadi Aset Berharga Bagi Perusahaan
Begini Cara Memanfaatkan ChatGPT untuk Mencari Pekerjaan yang Cocok untuk Kamu
BRI Salurkan KUR Rp184,98 Triliun untuk Dukung Ekonomi Rakyat dan UMKM di Tahun 2024
Jangan Lakukan Diet Yoyo Karena Ini Diet Yang Berbahaya Bagi Kesehatan Fisik dan Mental Kamu!
Cara Mengatur Keuangan yang Sehat di 2025 Biar Seenggak-enggaknya Resolusi Keuangan Terwujud
Lowongan Kerja di Kedutaan Denmark di Jakarta untuk Sarjana Pertanian