AI China Mengguncang, Ini 4 Fakta Menarik Tentang DeepSeek yang Bikin AS Ketar-ketir

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Kamis, 30 Januari 2025 | 13:01 WIB
Potret layanan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan AI asal Amerika Serikat, ChatGPT (kanan) (Instagram.com/@deepseek.ir - @chatgptricks))
Potret layanan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan AI asal Amerika Serikat, ChatGPT (kanan) (Instagram.com/@deepseek.ir - @chatgptricks))

 

PejuangKantoran.com -  Dunia kecerdasan buatan (AI) global sedang dikejutkan dengan kemunculan DeepSeek, sebuah startup asal China yang telah mencuri perhatian industri teknologi, terutama di Amerika Serikat.

Meski baru didirikan pada tahun 2024, DeepSeek kini menjadi pesaing serius bagi AI besar asal AS seperti ChatGPT dari OpenAI dan Gemini.

Berikut adalah 4 fakta menarik yang mengungkap betapa besar guncangan yang ditimbulkan DeepSeek di pasar global.

Baca Juga: Tips Bagi Pemula Dalam Memulai Latihan Beban Agar Manfaatnya Bisa Optimal

1. Peluncuran yang Membuat Trump Bersikap Tegas

Presiden AS, Donald Trump, tidak tinggal diam menghadapi lonjakan popularitas DeepSeek yang dinilai sebagai ancaman bagi dominasi teknologi AS. Dalam sebuah pernyataan, Trump menyebutkan bahwa kemunculan DeepSeek harus menjadi peringatan serius bagi perusahaan-perusahaan teknologi di AS.

“Kita harus fokus agar bisa bersaing dan menang,” tegas Trump.

Dengan semakin berkembangnya DeepSeek, AS kini merasa terdorong untuk memperkuat posisi mereka di pasar teknologi yang semakin dipenuhi pemain-pemain baru, terutama dari China.

2. Modal Kecil, Dampak Besar: DeepSeek Menjadi Sorotan

Salah satu faktor yang membuat DeepSeek menarik perhatian adalah efisiensi biaya yang luar biasa. Meskipun baru diluncurkan, DeepSeek mampu menciptakan model AI yang sangat efisien dengan biaya pengembangan yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan pesaingnya.

DeepSeek mengklaim hanya menghabiskan sekitar 5,6 juta dolar AS (Rp90,8 miliar) untuk mendukung model AI terbarunya, DeepSeek R1.

Baca Juga: Squid Game 3 akan Jadi Musim Terakhir, Sutradara Buka Kemungkinan Spin-off

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan biaya pengembangan AI dari AS, yang sering kali mencapai miliaran dolar. Kemampuan untuk menghasilkan produk canggih dengan modal terbatas ini menjadi salah satu alasan utama mengapa DeepSeek begitu diperhitungkan di pasar global.

3. Tumbuh Pesat di Tengah Pembatasan Ekspor Chip dari AS ke China

Menariknya, DeepSeek berkembang pesat meski di tengah pembatasan ekspor chip dari AS ke China yang sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah AS memang sengaja mengontrol ekspor chip ke China dengan alasan keamanan nasional, namun hal ini tidak menghalangi kemajuan DeepSeek.

Bahkan, keberhasilan startup ini dalam menciptakan AI dengan efisiensi tinggi meskipun ada hambatan akses terhadap komponen-komponen kunci menambah keunikan perjalanan perusahaan ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X