Lirik Peluang Usaha Ramah Lingkungan, Anita Egyanti Olah Limbah Jati Jadi Produk Multifungsi

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Senin, 17 Februari 2025 | 16:20 WIB
Ciptakan Produk Ramah Lingkungan, Peserta BRI UMKM EXPO(RT) Ini Olah Limbah Jati Jadi Produk Multifungsi
Ciptakan Produk Ramah Lingkungan, Peserta BRI UMKM EXPO(RT) Ini Olah Limbah Jati Jadi Produk Multifungsi

PejuangKantoran.com - Berawal dari kepedulian terhadap limbah kayu yang sering kali terbuang percuma, Anita Egyanti, pemilik usaha Abe Kreasi di Kota Semarang, berhasil menciptakan produk kerajinan tangan yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis tinggi.

Dengan memanfaatkan limbah kayu jati, ia mengubah bahan yang biasa dibakar atau dibuang menjadi berbagai produk multifungsi yang memiliki daya tarik estetika tinggi.

Sejak berdiri pada 2019, Abe Kreasi berhasil menunjukkan bahwa inovasi dan kepedulian terhadap lingkungan bisa menciptakan peluang bisnis yang menjanjikan. Anita berbagi cerita bahwa ide awalnya muncul setelah ia melihat banyaknya limbah kayu jati yang hanya berakhir sebagai sampah.

Dengan semangat untuk memberi kehidupan kedua pada limbah tersebut, ia mulai menciptakan produk seperti pot, kotak tisu, hingga kerajinan tangan lainnya.

Keunikan produk Abe Kreasi terletak pada bahan baku yang digunakan, yaitu limbah kayu jati yang didesain dengan bentuk geometris yang menarik, seperti kotak, segi enam, dan segi delapan.

Baca Juga: Rekomendasi Ahli 10 Sepatu Lari Terbaik untuk Tahun 2025. Jangan Salah Pilih!

Desain ini tidak hanya memberikan nilai estetika, tetapi juga multifungsi. Misalnya, kotak perhiasan yang bisa digunakan juga untuk tempat alat tulis kecil. Semua produk Abe Kreasi menggunakan finishing berbasis air (water-based), yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan berbasis minyak.

Tantangan terbesar yang dihadapi Anita adalah keterbatasan bahan baku. Sebagian besar material yang digunakan adalah potongan kayu kecil yang harus disambung. Meskipun ada permintaan untuk produk dengan kayu utuh, Anita tetap teguh pada komitmennya untuk menggunakan limbah kayu. Ia percaya bahwa dengan memanfaatkan limbah kayu, ia turut menjaga kelestarian hutan.

Sebagai bagian dari binaan Rumah BUMN yang dikelola oleh BRI, Anita merasa banyak terbantu oleh pelatihan, pendampingan, dan fasilitas peralatan yang diberikan. “Saya pernah mendapatkan alat pemotong kayu dan finishing dari BRI pada 2023. Itu lebih berdampak daripada pinjaman uang,” ungkapnya.

BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Peluang Global untuk Abe Kreasi

Abe Kreasi juga berkesempatan mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang berlangsung pada 30 Januari hingga 02 Februari 2025 di Ice BSD, Tangerang. Event ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM Indonesia agar bisa naik kelas dan bersaing di pasar global. Melalui ajang ini, Anita mendapatkan pelatihan dan akses pasar internasional, serta pendampingan yang lebih intensif.

Anita merasa sangat terbantu oleh partisipasinya dalam BRI UMKM EXPO(RT). Ia mengungkapkan, "Lewat BRI UMKM EXPO(RT), saya belajar banyak tentang standar kualitas produk ekspor dan strategi pemasaran internasional. Sangat membuka wawasan. BRI sangat peduli terhadap UMKM, dan dampaknya luar biasa. Saya berharap UMKM bisa terus naik kelas.”

Baca Juga: Kolaborasi Forum Humas BUMN dan Forum Pemred, Kampanyekan Pemberantasan Misinformasi dan Disinformasi

Anita juga menambahkan bahwa dengan membeli produk dari limbah kayu, konsumen sebenarnya ikut berperan dalam menjaga bumi kita. "Membeli produk limbah kayu berarti ikut menjaga kelestarian lingkungan," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X