PejuangKantoran.com - Kebiasaan kita menonton tayangan berita maupun film memang sudah mengalami perubahan, tidak lagi di televisi melainkan di Youtube dan platform streaming online lainnya.
Itu sebabnya industri streaming atau layanan video-on-demand (VOD) di Asia Tenggara terus menunjukkan pertumbuhan pesat pada tahun 2024.
Berdasarkan laporan terbaru dari Media Partners Asia (MPA), pendapatan industri VOD meningkat 14% menjadi $1,8 miliar, dengan total waktu tontonan mencapai 440 miliar menit.
Baca Juga: BRI Peduli Yok Kita Gas Mengedukasi Masyarakat Mengelola Sampah Supaya Bernilai Ekonomis
Di tengah persaingan yang semakin ketat, Netflix tetap menjadi pemimpin pasar, menguasai 52% pangsa tontonan dan 42% pangsa pendapatan.
Tak hanya itu, hampir setengah dari pelanggan baru di kuartal terakhir 2024 memilih Netflix, sehingga jumlah total pelanggan mereka di Asia Tenggara mencapai lebih dari 12 juta orang.
Indonesia jadi pasar terbesar
Indonesia menjadi pasar terbesar Netlix di Asia Tenggara, dengan pendapatan tertinggi senilai $552 juta, diikuti oleh Thailand dengan $473 juta. Selain itu, pertumbuhan pesat juga terlihat di Filipina dan Malaysia.
Sepanjang kuartal terakhir 2024, jumlah pelanggan SVOD (subscription video-on-demand) di kawasan ini bertambah 3,2 juta, dengan total mencapai 53,6 juta pelanggan.
Kehadiran Max dari Warner Bros. Discovery pada November 2024 juga menambah persaingan semakin ketat, dengan menarik 26% pelanggan baru pada Q4, terutama di Thailand.
Baca Juga: 3 Langkah Membuat Jurnal bagi Si Pemula yang Bingung Cara Mulai Menulisnya
Pada akhir 2024, layanan tersebut berhasil meraih 1,4 juta pelanggan, dan diprediksi akan terus berkembang pada 2025 dengan konten unggulan seperti "White Lotus" Season 3.
Persaingan semakin ketat
Meskipun Netflix masih mendominasi, persaingan di pasar streaming semakin memanas. Beberapa layanan lokal dan regional mencatat pencapaian signifikan:
• Vidio menjadi platform streaming terbesar di Indonesia dengan 4,7 juta pelanggan.
Artikel Terkait
Satryo Soemantri Brodjonegoro Sebut Dirinya 'Resign' dari Jabatan Mendiktisaintek Bukan 'Diganti"
Fitur Investasi Emas di BRImo Diminati Generasi Milenial, Catat Pertumbuhan Sebesar 22,12%
Mantan CEO Kecilin Dinyatakan Hilang usai Tinggalkan Surat Permohonan Maaf untuk Keluarga
Lowongan Kerja Social Media Supervisor di Scarlett Indonesia
Lowongan Kerja Brand Manager di PT. Erajaya Swasembada, Tbk.
Pernikahan Arwah, Film Horor Pertama yang Mengangkat Tradisi Tionghoa Kuno yang Nyaris Hilang
Bank-bank HIMBARA Cetak Kinerja Solid dengan Mencatat Pertumbuhan Kredit Positif di Berbagai Segmen