PejuangKantoran.com - Setelah resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) pada 25 Februari 2025 Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan struktur lembaga tersebut.
Di antara nama-nama para pengurusnya, seperti dua mantan presiden, Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo, serta Sri Mulyani, ada tiga nama yang menjadi Badan Pelaksana Danantara yang cukup menarik perhatian.
Selain karena mereka yang akan menjadi penggerak investasi di Danantara, alasan lainnya adalah karena salah satunya merupakan keponakan Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional dalam pemerintahan Prabowo.
Baca Juga: Monash University, Indonesia Buka Peluang Pengalaman Akademis Global bagi Penerima Beasiswa LPDP
Siapa saja mereka? Berikut profilnya:
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam Kabinet Merah Putih ini ditunjuk untuk menjadi Kepala Badan Pelaksana atau CEO.
Di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rosan Roeslani dipercaya sebagai Duta Besar ke-21 Republik Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) dari 2021 - 2023. Di negara tersebut, ia pernah meraih gelar BA di bidang Administrasi Bisnis dari Oklahoma State University pada 1993.
Di dunia bisnis, Rosan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) periode 2015 – 2020. Ia bahkan disebut sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam sektor ekonomi Indonesia.
Sebagai CEO Danantara, Rosan akan membentuk Komite Risiko dan Komite Investasi dan Portofolio, serta Divisi Audit Internal, Sumber Daya Manusia (SDM), dan CEO Office.
Baca Juga: Prabowo Luncurkan Devisa Hasil Ekspor hingga Danantara sebagai Realisasi Kebijakan Strategisnya
2. Dony Oskaria
Holding Operasional/COO Danantara ini menjabat Wakil Menteri BUMN sejak 21 Oktober 2024. Sebelumnya, ia pernah menjadi Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) pada September 2021 – Oktober 2024.
Karyawan CT Corp pasti sudah tak asing dengan sosoknya, karena Dony pernah menjabat sebagai CEO di beberapa perusahaan tersebut, termasuk Trans Studio, Trans Hotel, dan Trans Mall sepanjang 2014 – 2020.
Sebelum itu, ia berkarir di dunia banking, antara lain pernah menjabat sebagai Managing Director Bank Mega pada 2012 – 2014.
Artikel Terkait
Penjualan Produk-produk Hermes Tumbuh 15% pada 2024, Karyawan Dapat Bonus Rp77 Juta
Yuk, Ikutan Young Professional Fellowship (YPF) 2025 di Kanada! Seminar Beasiswa untuk Tingkatkan Keterampilan Kepemimpinan
Sebagai Pemimpin, Kamu Sebaiknya Belajar Tingkatkan Kecerdasan Emosional. Ini 5 Caranya!
Jangan Paksakan Mobil yang Seharusnya Mengonsumsi Bensin RON 92 Diganti Menggunakan RON 90. Ini Akibatnya!
8 Perilaku Berikut Ini Menyebabkan Berat Badanmu Malah Naik Meskipun Berpuasa!
Ide Menu Buka Puasa Ramadhan Untuk 30 Hari Bagi Yang Sedang Menjalani Program Diet
Ini Alasan Mengapa Bad Guys Jadi Salah Satu Karya Paling Personal buat Oka Antara