Abon Cap Koki: Dari Purbalingga ke Pasar Global Berkat Inovasi dan Dukungan BRI

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Kamis, 27 Februari 2025 | 11:01 WIB
Novi Kurnia Setiawati pemilik produk Abon Cap Kok berhsail tembus pasar mancanegara pada ajang BRI UMKM EXPO(RT). (BRI)
Novi Kurnia Setiawati pemilik produk Abon Cap Kok berhsail tembus pasar mancanegara pada ajang BRI UMKM EXPO(RT). (BRI)

PejuangKantoran.com - Abon Cap Koki, yang didirikan pada tahun 1968, telah berkembang menjadi salah satu merek makanan khas yang terkenal dari Purbalingga. Usaha ini dimulai oleh ibu Novi Kurnia Setiawati pada tahun 2005 dengan tujuan mengembangkan produk abon sapi berkualitas tinggi, yang terbuat dari 100% daging sapi murni tanpa bahan pengganti.

Seiring berjalannya waktu, Abon Cap Koki terus berinovasi dengan menghadirkan berbagai varian produk, termasuk abon sapi original dan pedas, serundeng, sambal pecel, dan kentang kering.

Produk ini dijual dengan harga mulai dari Rp25.000 dan tersedia melalui penjualan langsung, distributor, serta berbagai platform e-commerce.

Berkat keberhasilan yang telah dicapai, Abon Cap Koki berkesempatan untuk berpartisipasi dalam acara bergengsi BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang diadakan pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 di ICE BSD.

Baca Juga: Perlukah Cari Pekerjaan Baru? Ini 5 Cara Agar Kamu Tak Merasa Terjebak dengan Pekerjaan Saat Ini

Melalui keikutsertaannya dalam event ini, Abon Cap Koki berhasil memperluas jangkauan pasar hingga ke luar negeri, termasuk negara-negara seperti Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat.

Novi Kurnia Setiawati mengungkapkan bahwa acara ini menjadi momen penting bagi pengusaha UMKM, karena selain membuka peluang untuk memperkenalkan produk, juga memberikan akses untuk memperluas jaringan bisnis secara internasional.

"BRI UMKM EXPO(RT) sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM seperti saya. Dengan mengikuti program ini, kami dapat lebih siap bersaing di pasar internasional. Alhamdulillah, kami berhasil lolos kurasi dan menjadi bagian dari event ini," kata Novi.

Event BRI UMKM EXPO(RT) 2025 berhasil menarik lebih dari 69 ribu pengunjung dan mencatatkan transaksi lebih dari Rp40 miliar, dengan kontrak ekspor yang mencapai USD 90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.

Direktur Komersial, Small and Medium Business BRI, Amam Sukriyanto, menjelaskan bahwa acara ini merupakan salah satu bentuk upaya BRI dalam memberikan platform bagi UMKM Indonesia untuk menembus pasar global.

Baca Juga: Monash University, Indonesia Buka Peluang Pengalaman Akademis Global bagi Penerima Beasiswa LPDP

“Melalui event ini, kami tidak hanya memberikan kesempatan untuk berdagang, tetapi juga mendukung UMKM dengan pendampingan bisnis, akses ke pembeli internasional, serta pelatihan yang memperkuat daya saing mereka di pasar global,” ujarnya.

Sebagai salah satu contoh keberhasilan, Abon Cap Koki terus berusaha memperluas pasar dan memperkuat posisinya di pasar internasional. Beberapa sertifikasi seperti Dinkes PBG PIRT, HACCP Certified, dan ISO 22000 (2018) telah diperoleh untuk mendukung ekspansi produk ke pasar global. Novi juga terus memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce untuk meningkatkan visibilitas dan memperluas jangkauan konsumen.

"Meskipun tantangannya ada, kami tetap optimis. Kami memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce seperti PaDi UMKM untuk menjangkau lebih banyak konsumen," ujar Novi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X