Klarifikasi Pemerintah
Menanggapi tudingan tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa retret kepala daerah di Akmil Magelang tidak menggunakan dana dari APBD.
"APBN. Semua pakai APBN, di Kemendagri itu," ujar Hadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Dalam surat edaran Kemendagri, awalnya biaya retret memang dibebankan kepada pemerintah daerah melalui APBD yang kemudian ditransfer ke PT Lembah Tidar Indonesia sebagai pengelola.
Namun, surat tersebut akhirnya direvisi untuk memastikan bahwa anggaran berasal dari Kemendagri.
Baca Juga: Polemik Peraturan Pj Gubernur Jakarta Soal Poligami ASN, Mendagri: Saya Akan Klarifikasi
Hadi yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP Partai Gerindra membantah bahwa PT Lembah Tidar Indonesia dimiliki oleh kader Partai Gerindra.
"PT Lembah Tidar Indonesia itu enggak (milik kader Gerindra), itu hanya yang mengelola. Jadi, waktu itu, kan, yang mengelola atas perintah waktu itu Bapak Presiden terpilih untuk persiapan. Itu hanya pengelola aja. Pemilik lahan itu Akademi Militer," tegasnya.
Hadi juga memastikan tidak ada transfer dana dari pemerintah daerah kepada PT Lembah Tidar Indonesia untuk penyelenggaraan retret.
"Semua dari Kemendagri," katanya.
***
Artikel Terkait
Gubernur Jepang Kengo Oishi Diminta Mundur Usai Bolos Kerja demi Menonton Cristiano Ronaldo Bertanding
Tepatilah Janji, ketika Garin Nugroho Membahas Isu Pilkada dalam Kemasan Drama Komedi
Siapa Anisha Dasuki yang Jadi Moderator Debat Perdana Pilkada Jakarta 2024?
Ini Profil Ariyo Ardi yang Akan Jadi Moderator Debat Perdana Pilkada Jakarta 2024 Malam ini
Usulan Atasi Kemacetan 3 Cagub Pilkada Jakarta 2024 Keren. Yang Tak Kalah Penting Kamu Juga Harus Paham Prioritas dan Hirarki Pengguna Jalan Raya
Deretan Tas Mewah saat Pelantikan Para Menteri, Siapa yang Bawa Tas Harga Rp550 Juta?