Takut Kena Penyakit Kulit Karena Pakai baju Thrifting? Lakukan Hal-Hal Ini, Maka Kamu Akan Aman!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 21 April 2025 | 14:42 WIB
Pilih thrift store yang terpercaya dan selalu mencuci terlebih dahulu barang yang mereka jual. (Freepik)
Pilih thrift store yang terpercaya dan selalu mencuci terlebih dahulu barang yang mereka jual. (Freepik)

Pejuangkantoran.com – Belakangan ini viral di TikTok seorang pria yang mengalami penyakit kulit Molskum Kantogiosum karena memakai baju yang dia beli di thrifting store.

Pria ini mengaku, bintil-bintil di wajahnya muncul karena keseringan memakai pakaian thrifting yang ia beli. Pria ini mengaku bahwa baju thrifting yang ia beli tidak ia cuci terlebih dahulu ketika dikenakan.

"Setelah datang, langsung pakai," kata si pria seperti yang dikutip iNews, Minggu (20/4/2025).

Bahkan dia juga menegaskan bahwa dokter yang memeriksanya mengatakan hal yang sama.

“Kita gak pernah tahu guys siapa pemilik baju sebelumnya itu punya penyakit apa, punya riwayat sakit apa," lanjut pria ini.

Thrifting memang menyenangkan. Terkadang kita menemukan pakaian atau aksesoris bekas yang masuk dalam kategori collectors’ item. Dan tak jarang dalam harga yang sangat terjangkau.

Selain itu, thrifting juga menjadi salah satu jalan untuk peduli lingkungan dengan mengurangi tumpukan baju tak terpakai yang berpotensi menjadi sampah tak berguna.

Namun begitu, baju thrifting memang rentan dengan kontaminasi berbagai penyakit dan kotoran. Baju bekas tersebut kemungkinan besar dipakai orang yang bermaslah dengan penyakit kulit, ditaruh di tempat yang kotor dan tidak higienis, diinjak-injak, dan sebagainya.

Baca Juga: 13 Tips Jitu untuk Menemukan Harta Karun di Thrift Store

Hal-hal tersebut membuatnya rawan menyimpan aneka macam sumber penyakit. Selain moluskum kontagiosum, beberapa penyakit kulit lain yang dapat ditularkan melalui pakaian bekas yang tidak dicuci dengan benar meliputi:​

  • Skabies (scabies): Disebabkan oleh tungau yang dapat hidup di serat pakaian dan menyebabkan gatal-gatal hebat.
  • Dermatitis kontak: Reaksi alergi atau iritasi kulit akibat kontak dengan zat pewarna atau bahan kimia yang masih menempel pada pakaian bekas.
  • Infeksi jamur: Seperti kurap atau panu, yang dapat berkembang pada pakaian yang lembap atau tidak bersih.
  • Folikulitis: peradangan pada folikel rambut.
  • Impetigo: Infeksi kulit menular yang disebabkan oleh bakteri, biasanya Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes.

 

Apa Yang Harus Dilakukan Saat Thrifting?

Lalu, masih amankah mengenakan pakaian thrifting? Secara umum masih, namun ada hal-hal tertentu yang wajib kamu lakukan untuk itu.

Saat membeli pakaian thrifting, lakukan hal-hal ini:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: iNews, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X